Friday, March 2, 2018

Khotbah Jum'at: RELAWAN

Khotbah Jumat, 25 Jumadits Tsaniyah 1435 H / 25 April 2014
Relawan
Khutbah Pertama
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، شَكَرَ عِبَادَهُ الْمُتَطَوِّعِينَ، فَقَالَ فِي كِتَابِهِ الْكَرِيمِ:(وَمَن تَطَوَّعَ خَيْراً فَإِنَّ اللَّهَ شَاكِرٌ عَلِيمٌ)([1])نَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ أَسْبَغَ عَلَيْنَا نِعَمَهُ ظَاهِرَةً وَبَاطِنَةً، ومَا أَنْفَقَ عَبْدٌ شيئًا إِلَّا أخْلَفَهُ، وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، ذُو فَضْلٍ عَلَى الْعَالَمِينَ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّداً عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ، بَشَّرَ أهلَ البذلِ والمعروفِ بِفَضْلٍ مِنْ ربِّنَا الْكَرِيمِ الرؤوفِ، فَاللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ، وَعَلَى مَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ.
أَمَّا بَعْدُ: فَأُوصِيكُمْ عِبَادَ اللَّهِ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ تَعَالَى، قَالَ عَزَّ وَجَلَّ :] وَتَعَاوَنُوا عَلَى البِرِّ وَالتَّقْوَى وَلاَ تَعَاوَنُوا عَلَى الإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ العِقَابِ[([2])
Kaum muslimin : sesungguhnya sebagian dari hamba Allah menjadi kunci pembuka kebaikan, yang dianugerahkan oleh Allah pada mereka kebaikan kemudian mereka menginvestasikannya dalam ketaatan, mereka diberikan kesehatan kemudian digunakan untuk perbuatan shaleh, mereka ruku' dan sujud kepada Tuhan mereka dan mereka juga selalu berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan itu, Allah Swt berfirman :
يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَهُمْ لَهَا سَابِقُونَ
"Mereka itu bersegera untuk mendapat kebaikan-kebaikan, dan merekalah orang-orang yang segera memperolehnya" (Al Mukminun 23 : 61). Allah Swt telah menciptakan manusia dan membebaninya, diperintahkan untuk memakmurkan bumi dan menjadi khalifah disana, diperintahkan padanya untuk berbuat baik pada sesama, dan dijadikannya sebagai salah perbuatan baik yang dapat mendekatkan diri pada Tuhan semesta alam, dan menjadi penyebab keberuntungannya di dunia dan akhirat, Allah Swt berfirman :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ارْكَعُوا وَاسْجُدُوا وَاعْبُدُوا رَبَّكُمْ وَافْعَلُوا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
"Hai orang-orang yang beriman, rukuklah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan" (Al Hajj 22 : 77). Para ulama berpendapat bahwa pada ayat ini terdapat semua jenis kebaikan, diantaranya adalah berlaku baik terhadap makhluk Allah, mengasihi orang fakir miskin dan orang yang membutuhkan, bersedekah dan berkata baik.
Bekerja suka rela untuk sesama manusia, seperti memberikan bantuan, memenuhi kebutuhan mereka, menjauhkan mereka dari kemudaratan, meringankan beban musibah mereka, baik dengan bantuan material dan spiritual, semua itu dilakukan untuk mendapatkan ridha Allah, Allah Swt berfirman :
إِنَّمَا نُطْعِمُكُمْ لِوَجْهِ اللَّهِ لاَ نُرِيدُ مِنكُمْ جَزَاءً وَلاَ شُكُوراً
"Sesungguhnya Kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih" (Al Insan 76 : 9).Artinya bahwa : kami memberi makan kalian hanya mengharap pahala dan ridha Allah, oleh karena itu mereka tidak mengharap balasan dari siapa pun atas perbuatan mereka, dan Allah Maha Mengetahui apa yang ada dalam hati mereka, sehingga mereka berhak mendapatkan pujian itu. (Tafsir Ibnu Katsir 8 : 289)
Hamba Allah : sesungguhnya kerja suka rela merupakan kerja kemanusiaan yang diperuntukkan untuk sesama manusia, karena sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya, inilah pesan Nabi Saw ketika beliau kembali ke rumah Khadijah setelah beliau didatangi oleh Jibril AS di gua Hira', kemudian beliau berkata pada istrinya :
لَقَدْ خَشِيتُ عَلَى نَفْسِي». فَقَالَتْ خَدِيجَةُ رضي الله عنها: كَلاَّ وَاللَّهِ مَا يُخْزِيكَ اللَّهُ أَبَداً، إِنَّكَ لَتَصِلُ الرَّحِمَ، وَتَحْمِلُ الْكَلَّ، وَتَكْسِبُ الْمَعْدُومَ، وَتَقْرِي الضَّيْفَ، وَتُعِينُ عَلَى نَوَائِبِ الْحَقِّ
“Sungguh Aku khawatir terhadap diriku, Khadijah berkata : Tidak, sekali-kali tidak, Demi Allah, Allah tidak akan menghinakan engkau selamanya, karena engkau penyambung silaturahim, membantu yang memerlukan, meringankan orang yang tidak berpunya, memulyakan tamu dan menolong untuk kebenaran" (Muttafaq 'alaih)
Nabi Musa AS bekerja suka rela dengan membantu memberi minum ternak kedua putri Syuaib AS, ketika Nabi Musa melihat keduanya tidak mampu melakukannya, Allah Swt berfirman :
وَلَمَّا وَرَدَ مَاءَ مَدْيَنَ وَجَدَ عَلَيْهِ أُمَّةً مِنَ النَّاسِ يَسْقُونَ وَوَجَدَ مِنْ دُونِهِمُ امْرَأَتَيْنِ تَذُودَانِ قَالَ مَا خَطْبُكُمَا قَالَتَا لاَ نَسْقِي حَتَّى يُصْدِرَ الرِّعَاءُ وَأَبُونَا شَيْخٌ كَبِيرٌ* فَسَقَى لَهُمَا
"Dan tatkala ia sampai di sumber air negeri Mad-yan ia menjumpai di sana sekumpulan orang yang sedang meminumkan (ternaknya), dan ia menjumpai di belakang orang banyak itu, dua orang wanita yang sedang menghambat (ternaknya). Musa berkata: "Apakah maksudmu (dengan berbuat begitu)?" Kedua wanita itu menjawab: "Kami tidak dapat meminumkan (ternak kami), sebelum pengembala-pengembala itu memulangkan (ternaknya), sedang bapak kami adalah orang tua yang telah lanjut umurnya"Maka Musa memberi minum ternak itu untuk (menolong) keduanya" (Al Qashash 28 : 22-23). Contoh lain Dzul Qarnain yang membangun bendungan antara dua gunung dengan suka rela dan ia tidak meminta upah dari siapa pun atas perbuatannya itu, Allah Swt berfirman :
قَالُوا يَا ذَا الْقَرْنَيْنِ إِنَّ يَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ مُفْسِدُونَ فِي الْأَرْضِ فَهَلْ نَجْعَلُ لَكَ خَرْجاً عَلَى أَنْ تَجْعَلَ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ سَدًّا
"Mereka berkata: "Hai Dzul Qarnain, sesungguhnya Ya'juj dan Ma'juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka? (Al Kahf 18 : 94)
Ia menolak untuk menerima upah dari mereka, bahkan ia lakukan itu dengan suka rela, Allah Swt berfirman :
مَا مَكَّنِّي فِيهِ رَبِّي خَيْرٌ فَأَعِينُونِي بِقُوَّةٍ أَجْعَلْ بَيْنَكمْ وَبَيْنَهُمْ رَدْماً
"Dzul Qarnain berkata: "Apa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik, maka tolonglah aku dengan kekuatan (manusia dan alat-alat), agar aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka" (Al Kahf 18 : 95). Artinya bantulah aku dengan tenaga kalian dan peralatan kalian untuk membangun. (Tafsir Ibnu Katsir 5/195)
Para sahabat Nabi Saw menyadari dan memahami nilai kerja suka rela dalam kebajikan, sehingga mereka bersegera untuk melakukan tindakan yang kekal pahalanya, sehingga mereka berhak mendapatkan kemulyaan dan pujian, sebagai contoh Abu Bakar RA rela mengorbankan waktu dan tenaganya untuk menolong sesamanya, ia juga rajin berbuat kebajikan, dari Abu Hurairah RA berkata : Rasulullah Saw bertanya :
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ r :« مَنْ أَصْبَحَ مِنْكُمُ الْيَوْمَ صَائِماً؟». قَالَ أَبُو بَكْرٍ رضى الله عنه: أَنَا.قَالَ:« فَمَنْ تَبِعَ مِنْكُمْ الْيَوْمَ جَنَازَةً؟». قَالَ أَبُو بَكْرٍ رضى الله عنه: أَنَا. قَالَ:« فَمَنْ أَطْعَمَ مِنْكُمُ الْيَوْمَ مِسْكِيناً؟». قَالَ أَبُو بَكْرٍ رضى الله عنه: أَنَا. قَالَ:« فَمَنْ عَادَ مِنْكُمُ الْيَوْمَ مَرِيضاً؟». قَالَ أَبُو بَكْرٍ رضى الله عنه: أَنَا . فَقَالَ r:« مَا اجْتَمَعْنَ فِي امْرِئٍ إِلاَّ دَخَلَ الْجَنَّةَ
"Siapa diantara kalian yang puasa hari ini ? Abu Bakar menjawab : Aku. Siapa diantara kalian yang mengantar jenazah hari ini ? Abu Bakar menjawab : Aku. Siapa yang hari ini menjenguk orang sakit ? Abu Bakar menjawab : Aku. Rasulullah bersabda : Tidak terkumpul semua amalan tersebut, kecuali ia masuk surga” (Muslim 1028)
Kaum muslimin : agama kita mengajarkan kita kerja suka rela, dengan beragam caranya, Rasulullah Saw bersabda :
:« عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ صَدَقَةٌ». فَقَالُوا: يَا نَبِىَّ اللَّهِ فَمَنْ لَمْ يَجِدْ؟ قَالَ:« يَعْمَلُ بِيَدِهِ فَيَنْفَعُ نَفْسَهُ وَيَتَصَدَّقُ». قَالُوا: فَإِنْ لَمْ يَجِدْ؟ قَالَ:« يُعِينُ ذَا الْحَاجَةِ الْمَلْهُوفَ». قَالُوا: فَإِنْ لَمْ يَجِدْ.قَالَ:« فَلْيَعْمَلْ بِالْمَعْرُوفِ، وَلْيُمْسِكْ عَنِ الشَّرِّ فَإِنَّهَا لَهُ صَدَقَةٌ»
"Setiap muslim harus bersedekah. Mereka bertanya : Wahai Nabi Allah, bagaimana dengan orang yang tidak memiliki harta ? Beliau bersabda : Bekerjalah dengan tangannya sehingga ia bermanfaat bagi dirinya lalu bersedekah. Mereka bertanya lagi : Bagaimana kalau ia tidak punya ? Beliau bersabda : Membantu orang yang membutuhkan lagi meminta pertolongan. Mereka bertanya lagi : Kalau tidak bisa ? Beliau bersabda: Hendaklah ia melakukan kebajikan dan menahan diri dari keburukan, karena sesungguhnya ia mendatangkan pahal sedekah baginya (Muttafaq 'alaih) Semua perbuatan atau ucapan baik yang dilakukan oleh seseorang dengan suka rela karena Allah, maka Allah membalasnya dengan pahala sedekah,(Fathul Bari 3/208) dan pada hari kiamat menjadi pahala mendekatkan diri pada Allah dan mengangkat derajat pelakunya, Allah Swt berfirman :
وَمَا أَمْوَالُكُمْ وَلاَ أَوْلادُكُم بِالَّتِي تُقَرِّبُكُمْ عِندَنَا زُلْفَى إِلاَّ مَنْ آمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَأُوْلَئِكَ لَهُمْ جَزَاءُ الضِّعْفِ بِمَا عَمِلُوا وَهُمْ فِي الغُرُفَاتِ آمِنُونَ
"Dan sekali-kali bukanlah harta dan bukan (pula) anak-anak kamu yang mendekatkan kamu kepada Kami sedikit pun; tetapi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, mereka itulah yang memperoleh balasan yang berlipat ganda disebabkan apa yang telah mereka kerjakan; dan mereka aman sentosa di tempat-tempat yang tinggi (dalam surga)" (Saba' 34 : 37)
Hamba Allah : sesungguhnya pekerjaan suka rela akan membuat masyarakat semakin merekat, semakin saling menyayangi dan mengasihi, Rasulullah Saw bersabda :
مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى
"Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal saling kasih, saling menyayang dan saling cinta adalah seperti sebuah tubuh, jika salah satu anggotanya merasa sakit, maka anggota-anggota tubuh yang lain ikut merasakan sulit tidur dan demam" (Bukhari 5552). Ketika seorang fakir, miskin, anak yatim dan para janda merasa bahwa mereka hidup dalam lingkungan masyarakat yang kuat solidaritasnya, serta kerja suka rela menjadi kontribusi setiap individunya, maka akan bangkit rasa cinta mereka terhadap anggota masyarakat lainnya, sehingga mereka akan selalu berterima kasih atas perbuatan baik sesamanya, dari Abu Dzar RA berkata :
قِيلَ لِرَسُولِ اللَّهِ r أَرَأَيْتَ الرَّجُلَ يَعْمَلُ الْعَمَلَ مِنَ الْخَيْرِ وَيَحْمَدُهُ النَّاسُ عَلَيْهِ؟ قَالَ:« تِلْكَ عَاجِلُ بُشْرَى الْمُؤْمِنِ
"Rasulullah Saw ditanya mengenai : bagaimana pendapat engkau tentang orang yang mengerjakan suatu amal kebaikan dan orang lain memujinya ? Beliau menjawab : Itu merupakan kabar gembira bagi orang mukmin yang diberikan lebih dahulu di dunia" (Muslim 2642). Dan tugas suka rela ini semakin diperlukan terutama pada masa-masa darurat atau saat terjadi musibah yang datang tiba-tiba, sehingga para relawan yang bertugas dengan penuh tanggung jawab, menghamparkan harapan dan kasih sayang pada seluruh korban, mencoba menghilangkan kesedihan dan kegundahan yang menimpa mereka, berusaha menolong mencarikan jalan keluar pada mereka, dan semua itu sebagai gambaran atas keberkahan kemanusiaan, sehingga siapa pun dapat menikmati dan merasakan arti pemberian, dan relawan dengan pikiran dan tenaganya berusaha untuk membantu dengan jiwa yang besar dan ketegaran, apakah tidak balasan kebaikan kecuali kebaikan dan balasan amalan tergantung dari amalan yang diperbuat, Rasulullah Saw bersabda :
مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ، وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِماً سَتَرَهُ اللَّهُ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ، وَاللَّهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ
"Barang siapa melepaskan seorang mukmin dari kesusahan hidup di dunia, niscaya Allah akan melepaskan darinya kesusahan di hari kiamat, barang siapa memudahkan urusan (mukmin) yang sulit niscaya Allah akan memudahkan urusannya di dunia dan akhirat. Barang siapa menutup aib seorang muslim, maka Allah akan menutup aibnya di dunia dan akhirat. Allah akan menolong seorang hamba, selama hamba itu senantiasa menolong saudaranya" (Muslim 2699)
Ya Allah sambungkanlah kami dengan kebaikan, dan sampaikan kebaikan pada kami, dan berilah kami tambahan dari keutamaan-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Dermawan dan Maha Mulya dan berilah kami selalu taufiq untuk mentaati-Mu, mentaati Rasul-Mu Muhammad Saw dan mentaati orang yang Engkau perintahkan kepada kami agar ditaatinya, sebagai pengamalan atas firman-Mu :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُوْلِي الأَمْرِ مِنكُمْ
“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu” (An Nisa’ 4 : 59).
نَفَعَنِي اللَّهُ وَإِيَّاكُمْ بِالْقُرْآنِ الْعَظِيمِ، وَبِسُنَّةِ نَبِيِّهِ الْكَرِيمِ صلى الله عليه وسلم
Khutbah kedua
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ، اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ الطَّيِّبِينَ الطَّاهِرِينَ وَعَلَى أَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ، وَعَلَى التَّابِعِينَ لَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ.
Bertakwalah pada Allah wahai hamba Allah dengan sebenar-benarnya takwa, merasalah diawasi dalam keramaian dan kesendirian dan ketahuilah bahwa kerja suka rela merupakan salah satu pondasi dasar dalam bangunan masyarakat, ia termasuk salah satu ciri kemajuannya dan sebagai bukti seberapa jauh anggota masyarakat turut andil dalam membangun sistem sosial, dan UAE telah menterjemahkan nilai-nilai mulya tersebut, sehingga ia terus menjadi pengulur tangan terhadap setiap orang yang tertimpa musibah, sehingga negara kita baik pemerintah maupun rakyatnya menjadi simbol kebaikan, maka setiap kali Anda berkunjung ke satu negara di dunia ini maka akan di dapati nama baik negara kita disana, sentuhan kemanusiaan pasti melekat pada setiap penduduk atas kerja suka rela yang dilakukan oleh para relawan negara ini dalam membantu sesama, sehingga akhirnya UAE mendapatkan peringkat pertama di dunia dalam proses bantuan kemanusiaan. Oleh karena itu, hendaknya seluruh penduduk negara ini bergabung dalam kerja kemanusiaan suka rela melalui insitutisi resmi yang terpercaya seperti Bulan Sabit Merah Emirates dan lainnya, agar mereka mampu menggunakan waktu luang mereka, agar mereka mampu mendapatkan kasih sayang dan penghargaan dari sesama, agar bertambah kesatuan masyarakat mereka, agar semakin dalam hubungan kasih sayang antara mereka, sehingga sejarah baik kedermawanan para pendahulu kita tetap terjamin, dan ini sebagai penterjemahan atas keloyalan mereka terhadap negaranya, serta sebagai bentuk perlombaan dalam kebaikan dengan keikhlasan hanya pada Tuhan mereka, Allah Swt berfirman :
وَفِي ذَلِكَ فَلْيَتَنَافَسِ الْمُتَنَافِسُونَ
"Dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba" (Al Muthaffifin 83 : 26)
هَذَا وَصَلُّوا وَسَلِّمُوا عَلَى مَنْ أُمِرْتُمْ بِالصَّلاَةِ وَالسَّلاَمِ عَلَيْهِ، قَالَ تَعَالَى:]إِنَّ اللَّهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا[([3]) وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ r:« مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلاَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْراً»([4])اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ، وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ: أَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيٍّ، وَعَنْ سَائِرِ الصَّحَابِةِ الأَكْرَمِينَ، وَعَنِ التَّابِعِينَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ. اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ، وَنَعُوذُ بِكَ مِنَ النَّارِ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ، اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ لَنَا وَلِوَالدينَا، وَلِمَنْ لَهُ حَقٌّ عَلَيْنَا، وَلِلْمُسْلِمِينَ أَجْمَعِينَ. اللَّهُمَّ لاَ تَدَعْ لَنَا ذَنْبًا إِلاَّ غَفَرْتَهُ، وَلاَ هَمًّا إِلاَّ فَرَّجْتَهُ، وَلاَ دَيْنًا إِلاَّ قَضَيْتَهُ، وَلاَ مَرِيضًا إِلاَّ شَفَيْتَهُ، وَلاَ مَيِّتًا إِلاَّ رَحِمْتَهُ، وَلاَ حَاجَةً إِلاَّ قَضَيْتَهَا وَيَسَّرْتَهَا يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ، رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. اللَّهُمَّ وَفِّقْ وَلِيَّ أَمْرِنَا رَئِيسَ الدَّوْلَةِ، الشَّيْخ خليفة بن زايد، وَأَدِمْ عَلَيْهِ مَوْفُورَ الصِّحْةِ وَالْعَافِيَةِ، وَاجْعَلْهُ يَا رَبَّنَا فِي حِفْظِكَ وَعِنَايَتِكَ، وَوَفِّقِ اللَّهُمَّ نَائِبَهُ لِمَا تُحِبُّهُ وَتَرْضَاهُ، وَأَيِّدْ إِخْوَانَهُ حُكَّامَ الإِمَارَاتِ وَوَلِيَّ عَهْدِهِ الأَمِينَ. اللَّهُمَّ اغفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ، اللَّهُمَّ ارْحَمِ الشَّيْخ زَايِد، وَالشَّيْخ مَكْتُوم، وَشُيُوخَ الإِمَارَاتِ الَّذِينَ انْتَقَلُوا إِلَى رَحْمَتِكَ، وَأَدْخِلِ اللَّهُمَّ فِي عَفْوِكَ وَغُفْرَانِكَ وَرَحْمَتِكَ آبَاءَنَا وَأُمَّهَاتِنَا وَجَمِيعَ أَرْحَامِنَا وَمَنْ لَهُ حَقٌّ عَلَيْنَا. اللَّهُمَّ احْفَظْ دَوْلَةَ الإِمَارَاتِ مِنَ الْفِتَنِ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، وَأَدِمْ عَلَيْهَا الأَمْنَ وَالأَمَانَ وَعلَى سَائِرِ بِلاَدِ الْعَالَمِينَ([5]).اذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكرُوهُ علَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ] وَأَقِمِ الصَّلاةَ إِنَّ الصَّلاةَ تَنْهَى عَنِ الفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ[([6])

No comments:

Post a Comment