Friday, March 2, 2018

Khotbah Jum'ar: BISMILLAH

Khotbah Jumat, 07 Jumadil Akhirah 1439 H/23 Februari 2018 M

Bismillah

Khutbah Pertama

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ، سُبْحَانَكَ نَحْمَدُكَ يَا مَالِكَ يَوْمِ الدِّينِ،وَنَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ وَحْدَكَ لَا شَرِيكَ لَكَ، إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ، يَا مَنْ أَكْرَمْتَنَا وَهَدَيْتَنَا إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ، وَنَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ، اخْتَارَهُ اللَّهُ تَعَالَى لِرِسَالَتِهِ، وَخَتَمَ بِهِ نُبُوَّتَهُ، فَاللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ، وَعَلَى مَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ.

أَمَّا بَعْدُ: فَأُوصِيكُمْ عِبَادَ اللَّهِ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ، قَالَسُبْحَانَهُ وَتَعَالَى:( فَاتَّقُوا اللَّهَ يَا أُولِي الْأَلْبَابِ الَّذِينَ آمَنُوا قَدْ أَنْزَلَ اللَّهُ إِلَيْكُمْ ذِكْرًا)([1]).

Para jamaah shalat : sesungguhnya nama Allah diagungkan oleh hati, dan nama Allah memiliki keagungan dan wibawa tersendiri pada jiwa, Allah berfirman :

تَبَارَكَ اسْمُ رَبِّكَ ذِي الْجَلَالِ وَالْإكْرَامِ

“Maha Agung nama Tuhanmu Yang Mempunyai kebesaran dan karunia” (Ar Rahman 55 : 78). Maksudnya bahwa nama Tuhanmu suci dan memiliki keagungan dan kebesaran, dan Dia pantas ditaati dan tidak tidak boleh bermaksiat kepada-Nya dan hendaknya Dia selalu diingat dan tidak dilupakan (Tafsir Ibnu Katsir 7/510)

Salah satu cara pengagungan Allah adalah dengan memulai segala sesuatu dan perbuatan dengan menyebut nama-Nya, inilah yang diajarkan oleh para Nabi, Nuh AS berkata pada orang-orang yang dibawanya diatas kapal :

اركبوا فيها بسم الله مجراها ومرساها إن ربي لغفور رحيم

“Dan Nuh berkata : Naiklah kamu sekalian ke dalamnya dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan berlabuhnya. Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (Hud 11 : 41).Maksudnya bacalah Bismillah saat berlayar diatas lautan dan bacalah Bismillah saat berlabuh (Tafsir Ibnu Katsir 4/322)

Dan ketika Nabi Sulaiman mengirim surat kepada Ratu Saba’, ia menulis :

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ* أَلَّا تَعْلُوا عَلَيَّ وَأْتُونِي مُسْلِمِينَ

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Bahwa janganlah kamu sekalian berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri” (An Naml 27 : 30-31).Seorang ulama berkata : dan belum pernah ada seorang pun yang menulis : Bismillahir Rahmanir Rahim sebelum Nabi Sulaiman AS(Tafsir Ibnu Katsir 6/188)

Dan Allah mewahyukan pada Nabi kita Muhammad Saw agar mendahulukan Nama Allah dalam segala perbuatan dan sebelum menunaikan semua tugas-tugasnya (Tafsir Ibnu Katsir 1/114). Allah berfirman pada awal ayat yang diturunkan :

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ

“Bacalah dengan nama Tuhanmu Yang Menciptakan” (Al Alaq 96 : 1).Maksudnya : bacalah apa yang telah diturunkan kepadamu dari Al Quran dimulai dengan menyebut nama Tuhanmu (Tafsir At Thabari 20/119). Karenanya Nabi Saw memerintahkan untuk menulis “Dengan nama Allah” pada setiap surat atau perjanjian (rujuk hadits Bukhari 7, Muslim 1773 dan Abu Daud 3062)

Lalu apa yang dimaksud dengan Bismillahir Rahmanir Rahim ?

Maksudnya bahwa setiap muslim hendaknya memulai pekerjaannya dengan meminta pertolongan Allah, dan Basmalah mengandung tiga Asmaul Husna; yaitu Allah, Ar Rahman dan Ar Rahim, dan Allah mengumpulkan tiga Asma-Nya tersebut dalam satu ayat ini :

هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ هُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيمُ

“Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata. Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang” (Al Hasyr 59 : 22). Dan lafdhul Jalalah “Allah” merupakan Asmaul Husna yang paling banyak disebut di dalam Al Quran, dan ia merupakan nama yang lengkap bagi setiap nama dan sifat-Nya, sebagian ulama berpendapat bahwa ia merupakan nama Allah yang agung (Ismullah Al A’dham), dimana bila memohon dengan-Nya akan diberi, bila berdoa dengan-Nya akan dikabulkan, tidak seorang pun yang menamakan dirinya dengan nama ini, dan tidak dipanggil dengannya melainkan Allah semata, Allah berfirman :

هَلْ تَعْلَمُ لَهُ سَمِيًّا

“Apakah kamu mengetahui ada seorang yang sama dengan Dia (yang patut disembah) ? (Maryam 19 : 65). Begitu juga dengan nama Allah Swt (Ar Rahman), ini juga merupakan nama yang khusus bagi Allah, tidak dinamakan dan tidak disifatkan dengannya selain Allah (An Nihayah fi Ghariibil Hadits Wal Atsar karangan Ibnul Atsir 2/210). Dua nama ini (Allah dan Ar Rahman) terkumpul dalam satu ayat dalam Al Quran :

قُلِ ادْعُوا اللَّهَ أَوِ ادْعُوا الرَّحْمنَ أَيًّا ما تَدْعُوا فَلَهُ الْأَسْماءُ الْحُسْنى

“Katakanlah : serulah Allah atau serulah Ar Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai Al Asmaul Husna (nama-nama yang terbaik)” (Al Isra’ 17 : 110). Arti Ar Rahman adalah pemilik kasih untuk semua dan tidak ada tandingannya, sedangkan Ar Rahim adalah pemilik kasih sayang yang khusus diperuntukkan bagi hamba-hamba-Nya yang beriman, Allah berfirman :

وَكانَ بِالْمُؤْمِنِينَ رَحِيمًا

“Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman” (Al Ahzab 33 : 43)

Wahai orang yang senang memperbanyak dzikir : Allah berfirman :

وَاذْكُرِ اسْمَ رَبِّكَ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

“Dan sebutlah nama Tuhanmu pada (waktu) pagi dan petang” (Al Insan 76 : 25). Dan Nabi Saw telah mengajarkan kita agar memulai hari-hari kita dengan membaca Basmalah, disebutkan dalam sabdanya :

مَنْ قَالَ حِينَ يُصْبِحُ: بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ، ثَلَاثَ مَرَّاتٍ، لَمْ تَفْجَأْهُ فَاجِئَةُ بَلَاءٍ حَتَّى يُمْسِيَ، وَإِنْ قَالَهَا حِينَ يُمْسِي لَمْ تَفْجَأْهُ فَاجِئَةُ بَلَاءٍ حَتَّى يُصْبِحَ

“Barang siapa membaca di pagi hari : dengan nama Allah, dengan nama-Nya tidak akan berbahaya sesuatu yang ada di bumi maupun yang ada di langit, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui, sebanyak tiga kali, maka tidak akan ditimpa musibah mengejutkan hingga malam hari, dan bila membacanya di sore hari, maka tidak akan ditimpa musibah mengejutkan hingga pagi hari” (Ahmad 528 dan Ibnu Hibban 852). Dengan menyebut nama Allah, maka kau akan mendapatkan perlindungan Allah, bila kau keluar rumah, maka bacalah Basmalah, agar Allah melindungimu, Rasulullah Saw bersabda :

إِذَا خَرَجَ الرَّجُلُ مِنْ بَيْتِهِ فَقَالَ بِسْمِ اللَّهِ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ. فَيُقَالُ لَهُ: حَسْبُكَ، هُدِيتَ وَوُقِيتَ وَكُفِيتَ

“Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah, tiada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah. Maka dikatakan padanya : cukuplah bagimu, kamu telah mendapat petunjuk dan perlindungan dan kecukupan” (Abu Daud 5095, At Tirmidzi 3426 dan An Nasa’i dalam kitab Al Kubra 9837)

Saat mengendarai kendaraan, bacalah Bismillah tiga kali dan Alhamdulillah, kemudian bacalah :

سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ* وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ

“Maha suci Allah yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami” (Az Zukhruf 43 : 13-14).Dengan doa itu semua, ia akan berada dalam lindungan dan penjagaan-Nya.

Ketika kembali pulang ke rumah keluargamu, maka bacalah Bismillah, Rasulullah Saw bersabda :

إِذَا دَخَلَ الرَّجُلُ بَيْتَهُ فَذَكَرَ اسْمَ اللَّهِ حِينَ يَدْخُلُ وَحِينَ يَطْعَمُ قَالَ الشَّيْطَانُ: لَا مَبِيتَ لَكُمْ وَلَا عَشَاءَ هَا هُنَا. وَإِنْ دَخَلَ فَلَمْ يَذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ عِنْدَ دُخُولِهِ قَالَ: أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ. وَإِنْ لَمْ يَذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ عِنْدَ مَطْعَمِهِ قَالَ: أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ وَالْعَشَاءَ

“Bila seseorang memasuki rumahnya, sambil menyebut nama Allah saat memasukinya dan saat makan, maka syetan berkata : tidak ada tempat bermalam bagi kalian dan tidak ada makan malam disini. Dan bila ia memasuki rumahnya tanpa menyebut nama Allah saat memasukinya, ia berkata : sekarang kalian mendapatkan tempat bermalam. Dan bila ia tidak menyebut nama Allah saat makan, ia berkata : kalian mendapat tempat bermalam dan makan malam” (Muslim 2018 dan Ahmad 15109)

Tentu wahai hamba Allah : sesungguhnya ucapan “Bismillah” kalian saat makan termasuk ajaran Nabi Saw dan barang siapa lupa membaca Basmalah diawal makan, maka hendaknya ia membaca doa; Rasulullah Saw bersabda :

إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ، فَإِنْ نَسِيَ اسْمَ اللَّهِ فِي أَوَّلِهِ فَلْيَقُلْ: بِسْمِ اللَّهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ

“Bila seorang diantara kalian makan, maka sebutlah nama Allah, jika lupa menyebut nama Allah pada permulaan makan, maka bacalah : Bismillah untuk awal dan akhirnya” (Abu Daud 3767, At Tirmidzi 1858 dan Ahmad 26292)

Ya Allah, jadikanlah kami golongan orang-orang yang selalu berdzikir menyebut Asma-Mu, bersyukur terhadap nikmat-Mu danberilah kami semua taufiq untuk mentaati-Mu, mentaati Rasul-Mu Muhammad Al Amin Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dan mentaati orang yang Engkau perintahkan kepada kami agar ditaatinya, sebagai pengamalan atas firman-Mu :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُوْلِي الأَمْرِ مِنكُمْ

“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu” (An Nisa’ 4 : 59).

نَفَعَنِي اللَّهُ وَإِيَّاكُمْ بِالْقُرْآنِ الْعَظِيمِ، وَبِسُنَّةِ نَبِيِّهِ الْكَرِيمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. أَقُولُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ لِي وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ.

Khutbah Kedua

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّسَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ، اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَىسَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَامُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ، وَعَلَى التَّابِعِينَ لَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ.

أُوصِيكُمْ عِبَادَ اللَّهِ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ.

Para jamaah shalat : berusaha untuk selalu berdzikir dengan Asma Allah dalam segala kondisi kehidupan kalian, mengajarkan hal tersebut pada anak-anak kalian serta mulailah setiap ibadah kalian dengan menyebut Asma-Nya, Rasulullah Saw memulai wudlu dengan Bismillah, saat menyembelih Hadyu dan hewan qurban, dan Rasulullah Saw mengajarkan kita agar menutup hari kita dengan Bismillah sebagaimana saat memulainnya, disebutkan dalam sabdanya :

إِذَا جَاءَ أَحَدُكُمْ فِرَاشَهُ فَلْيَنْفُضْهُ بِصَنِفَةِ ثَوْبِهِ -أَيْ بِطَرَفِ ثَوْبِهِ- ثَلَاثَ مَرَّاتٍ، وَلْيَقُلْ: بِاسْمِكَ رَبِّ وَضَعْتُ جَنْبِي، وَبِكَ أَرْفَعُهُ، إِنْ أَمْسَكْتَ نَفْسِي فَاغْفِرْ لَهَا، وَإِنْ أَرْسَلْتَهَا فَاحْفَظْهَا بِمَا تَحْفَظُ بِهِ عِبَادَكَ الصَّالِحِينَ

“Bila salah satu dari kalian hendak berangkat tidur, hendaknya ia mengibaskan ujung kainnya tiga kali dan berdoa : Dengan menyebut nama-Mu wahai Tuhanku aku baringkan pinggangku dan mengangkatnya, bila Engkau menahan diriku, maka ampunilah dan jika Engkau melepaskannya, maka lindungilah sebagaimana Engkau melindungi hamba-hamba-Mu yang shalih” (Muttafaq ‘Alaih)

Marilah kita bersama selalu membaca Basmalah dalam segala urusan kehidupan harian kita

هَذَا وَصَلُّوا وَسَلِّمُوا عَلَى مَنْ أُمِرْتُمْ بِالصَّلاَةِ وَالسَّلاَمِ عَلَيْهِ، قَالَ تَعَالَى:( إِنَّ اللَّهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا)([2]). وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ r :« مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلاَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا»([3]).

اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ. وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ: أَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيٍّ، وَعَنْ سَائِرِ الصَّحَابَةِ الأَكْرَمِينَ.

اللَّهُمَّ ارْحَمْ شُهَدَاءَ الْوَطَنِ الأَوْفِيَاءَ،وَارْفَعْ دَرَجَاتِهِمْ فِي عِلِّيِّينَ مَعَ الأَنْبِيَاءِ،وَاجْزِ أُمَّهَاتِهِمْ وَآبَاءَهُمْ وَزَوْجَاتِهِمْ وَأَهْلِيهِمْ جَمِيعًا جَزَاءَ الصَّابِرِينَ يَا سَمِيعَ الدُّعَاءِ.

اللَّهُمَّ انْصُرْ قُوَّاتِ التَّحَالُفِ الْعَرَبِيِّ، الَّذِينَ تَحَالَفُوا عَلَى رَدِّ الْحَقِّ إِلَى أَصْحَابِهِ، اللَّهُمَّ كُنْ مَعَهُمْ وَأَيِّدْهُمْ، اللَّهُمَّ وَفِّقْ أَهْلَ الْيَمَنِ إِلَى كُلِّ خَيْرٍ، وَاجْمَعْهُمْ عَلَى كَلِمَةِ الْحَقِّ وَالشَّرْعِيَّةِ، وَارْزُقْهُمُ الرَّخَاءَ يَا أَكْرَمَ الأَكْرَمِينَ. اللَّهُمَّ انْشُرِ الاِسْتِقْرَارَ وَالسَّلاَمَ فِي بُلْدَانِ الْمُسْلِمِينَ وَالْعَالَمِ أَجْمَعِينَ.

اللَّهُمَّ زِدِ الإِمَارَاتِ بَهْجَةً وَجَمَالاً، وَاكْتُبْ لِمَنْ غَرَسَ فِيهَا هَذِهِ الْخَيْرَاتِ الأَجْرَ وَالْحَسَنَاتِ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ.

اللَّهُمَّ وَفِّقْ رَئِيسَ الدَّوْلَةِ، الشَّيْخ خليفة بن زايد لِكُلِّ خَيْرٍ، وَاحْفَظْهُ بِحِفْظِكَ وَعِنَايَتِكَ، وَوَفِّقِ اللَّهُمَّ نَائِبَهُ وَوَلِيَّ عَهْدِهِ الأَمِينَ لِمَا تُحِبُّهُ وَتَرْضَاهُ، وَأَيِّدْ إِخْوَانَهُ حُكَّامَ الإِمَارَاتِ.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ، اللَّهُمَّ ارْحَمِ الشَّيْخ زَايِد، وَالشَّيْخ مَكْتُوم، وَشُيُوخَ الإِمَارَاتِ الَّذِينَ انْتَقَلُوا إِلَى رَحْمَتِكَ، اللَّهُمَّ ارْحَمْهُمْ رَحْمَةً وَاسِعَةً مِنْ عِنْدِكَ، وَأَفِضْ عَلَيْهِمْ مِنْ خَيْرِكَ وَرِضْوَانِكَ. وَأَدْخِلِ اللَّهُمَّ فِي عَفْوِكَ وَغُفْرَانِكَ وَرَحْمَتِكَ آبَاءَنَا وَأُمَّهَاتِنَا وَجَمِيعَ أَرْحَامِنَا وَمَنْ لَهُ حَقٌّ عَلَيْنَا.

اللَّهُمَّ احْفَظْ لِدَوْلَةِ الإِمَارَاتِ اسْتِقْرَارَهَا وَرَخَاءَهَا، وَبَارِكْ فِي خَيْرَاتِهَا، وَأَدِمْ عَلَيْهَا الأَمْنَ وَالأَمَانَ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ.

اللَّهُمَّ اسْقِنَا الْغَيْثَ وَلَا تَجْعَلْنَا مِنَ الْقَانِطِينَ، اللَّهُمَّ أَغِثْنَا، اللَّهُمَّ أَغِثْنَا، اللَّهُمَّ أَغِثْنَا غَيْثًا مُغِيثًا هَنِيئًا وَاسِعًا شَامِلًا، اللَّهُمَّ اسْقِنَا مِنْ بَرَكَاتِ السَّمَاءِ، وَأَنْبِتْ لَنَا مِنْ بَرَكَاتِ الأَرْضِ. اذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكرُوهُ علَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ. وَأَقِمِ الصَّلاَةَ.


No comments:

Post a Comment