Khotbah Jumat, 15 Ramadhan 1433 H / 03 Agustus 2012 M
Khotbah Pertama
الْحَمْدُ للهِ الكريمِ الغفورِ، يتفضَّلُ علَى مَنْ يُحبُّهُ بالرضَا والقبولِ، وأَشْهَدُ أنْ لاَ إلهَ إلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، وأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّداً عَبْدُ اللهِ ورسولُهُ، وصَفِيُّهُ مِنْ خَلْقِهِ وخَلِيلُهُ، أكرمُ الناسِ وأنفعُهُمْ، اللهُمَّ صَلِّ وسَلِّمْ وبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وعَلَى آلِهِ وأصحابِهِ والتَّابِعِينَ ومَنْ تَبِعَهُمْ بإحسانٍ إلَى يومِ الدِّينِ.
أمَّا بعدُ:فأُوصيكُمْ عبادَ اللهِ ونفسِي بتقوَى اللهِ تعالَى، قالَ اللهُ عزَّ وجلَّ:] يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ [[1].
Kaum mukminin; Allah telah menjadikan Ramadhan sebagai medan untuk berlomba dalam kebaikan, bersegera berbuat kebajikan dan keutamaan, karena dengannya akan tercapai keberuntungan dan kemenangan, Allah berfirman:
وَافْعَلُوا الخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
“Dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan. (Al Hajj (22) : 77).
Beruntunglah orang yang mempunyai semua sifat kebaikan, sehingga Allah memberinya taufiq untuk mentaati-Nya, berusaha untuk menggapai ridha-Nya, selalu berjalan menempuh jalan kebaikan, bersama menaiki kendaraan orang-orang yang beruntung, sehingga pada akhirnya ia termasuk kedalam golongan orang-orang yang beruntung.
Semua sifat kebaikan, kebajikan dan tanda-tanda keberuntungan terdapat pada seseorang yang terkenal dengan kebaikannya, dan semua orang mengetahui dan menyaksikan itu, dia adalah pendiri negara ini, pelaku kebangkitannya, yaitu Syaikh Zayed semoga Allah memberikannya kebaikan dan surga tempatnya, almarhum memulai perjalanan kebaikan dan kedermawanannya sejak almarhum memegang tampuk kepemimpinan sehingga menjadikan negara emirates tercatat dalam sejarah, dan setiap pencapaian di negara ini sebagai saksi dan bukti kebaikan Zayed maka beruntunglah orang yang telah dijadikan oleh Allah sebagai kunci pembuka kebaikan, Rasulullah Saw bersabda:
إِنَّ مِنَ النَّاسِ مَفَاتِيحَ لِلْخَيْرِ مَغَالِيقَ لِلشَّرِّ ... فَطُوبَى لِمَنْ جَعَلَ اللَّهُ مَفَاتِيحَ الْخَيْرِ عَلَى يَدَيْهِ
“Sesungguhnya ada diantara manusia yang menjadi kunci kebaikan dan penutup keburukan, maka beruntunglah orang yang telah dijadikan tangannya oleh Allah sebagai kunci pembuka kebaikan”(Ibnu Majah 237).
Hamba Allah ; diantara sirah penting syaikh Zayed adalah kepeduliannya terhadap manusia, dia telah menggunakan semua kemampuan negara dan kebaikannya untuk mengembangkan akal manusia dan melindungi raganya, sehingga terwujud kebangkitan yang menyeluruh di seantero negeri ini, pada akhirnya manusia Emirates mendapatkan ijazah keilmuan, pengalaman dan banyak pencapaian yang telah diraihnya.
Almarhum selalu berusaha untuk menanamkan nilai-nilai keimanan dan kesadaran keagamaan, kemudian perhatiannya yang mendalam terhadap kitabullah, sehingga dibangunlah beberapa pusat untuk menghapal Quran sebagai pengamalan sabda Nabi Saw:
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
"Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al Quran dan mengajarkannya" (Bukhari 5027).
Sebagaimana almarhum menaruh perhatian besar terhadap rumah-rumah Allah serta pembangunannya, hal tersebut berangkat dari keyakinannya terhadap firman Allah:
إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلاَّ اللَّهَ
“Hanyalah yang memakmurkan mesjid-mesjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan salat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapa pun) selain kepada Allah”(At Taubah (9) : 18), almarhum mendorong untuk membangun masjid-masjid, almarhum membangun masjid, mengawasinya dan juga shalat didalamnya dengan harapan mendapatkan pahala dan ridha Allah serta memakmurkan bumi ini dengan kebaikan, Rasulullah Saw bersabda:
مَنْ بَنَى مَسْجِداً لِلَّهِ بَنَى اللَّهُ لَهُ فِى الْجَنَّةِ مِثْلَهُ
“Barang siapa membangun masjid karena Allah, maka Allah akan membangunkan untuknya yang semisalnya di surga”(Muslim 533).
Sekarang negara Emirates telah dipenuhi oleh beribu-ribu masjid tentu hal ini berkat pertolongan Allah, menara-menaranya terus meninggikan suara kebenaran, didalamnya terdapat dzikir kepada Allah, pelajaran agama dan keimanan terutama di bulan Ramadhan semakin sering terutama melalui mimbar agama yang disampaikan para ulama dari semua negara agar masyarakat Emirates dapat meneguk ilmu dan pengetahuan mereka, hal ini merupakan pemberian dan kebiasaan baik yang telah dilakukan oleh Al Marhum, Nabi Saw bersabda:
مَنْ سَنَّ فِي الإِسْلاَمِ سُنَّةً حَسَنَةً فَلَهُ أَجْرُهَا وَأَجْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا بَعْدَهُ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَىْءٌ
“Barangsiapa membuat buat hal baru yang baik dalam islam, maka baginya pahalanya dan pahala orang yang mengikutinya dan tak berkurang sedikitpun dari pahalanya, dan barangsiapa membuat buat hal baru yang buruk dalam islam, maka baginya dosanya dan dosa orang yang mengikutinya dan tak dikurangkan sedikitpun dari dosanya” (Muslim 1017).
Ini merupakan bukti cintanya pada ilmu dan ulama, serta kemauannya yang teguh untuk memajukan kebudayaan, menyebarkan metode moderat serta menanamkan nilai-nilai dan prinsip baik antar sesama manusia.
Kaum muslimin ; sejarah telah mencatat bahwa beliau merupakan pemimpin kemanusiaan yang bijak di era modern ini, ayah yang penuh kasih sayang, sandaran bagi pendatang, bagaimana tidak ? almarhum adalah orang yang selalu berusaha untuk membantu para fakir miskin dan menolong orang-orang yang membutuhkan, Rasulullah Saw bersabda:
إِنَّ لِلَّهِ عَبَّادًا اخْتَصَّهُمْ بِالنِّعَمِ لِمَنَافِعِ الْعِبَادِ
“Sesungguhnya Allah mempunyai hamba-hamba yang dianugerahkan nikmat pada mereka agar mereka memberikan manfaat pada hamba-hamba-Nya” (At Thabrani dalam kitab Al Awsath 5/228).
Tangan kebaikannya serta usahanya menyebarkan kebaikan tidak terbatas didalam negara Emirates saja, akan tetapi melampaui negara-negara lainnya, banyak negara menjadi saksi atas kedermawannya, betapa banyak orang fakir yang telah terbantu, anak yatim yang terlindungi, dan orang yang membutuhkan yang terpenuhi kebutuhannya, sehingga banyak orang yang mencintainya, hal ini sebagai bukti cinta Allah kepadanya, Nabi Saw bersabda:
إِنَّ اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى إِذَا أَحَبَّ عَبْداً نَادَى جِبْرِيلَ: إِنَّ اللَّهَ قَدْ أَحَبَّ فُلاَناً فَأَحِبَّهُ فَيُحِبُّهُ جِبْرِيلُ، ثُمَّ يُنَادِى جِبْرِيلُ فِي السَّمَاءِ: إِنَّ اللَّهَ قَدْ أَحَبَّ فُلاَناً فَأَحِبُّوهُ، فَيُحِبُّهُ أَهْلُ السَّمَاءِ وَيُوضَعُ لَهُ الْقَبُولُ فِى أَهْلِ الأَرْضِ
“Sesungguhnya Allah Swt bila mencintai hamba-Nya memanggil Jibril seraya berfirman : sesungguhnya Aku mencintai si fulan, maka cintailah dia. Rasulullah bersabda : maka Jibril pun mencintai si fulan. Lalu, Jibril menyeru semua penduduk langit, sesungguhnya Allah mencintai si fulan. Nabi bersabda : maka, si fulan dicintai penduduk langit dan dia pun diterima oleh penduduk bumi” (Bukhari 7485).
Ya Allah berilah kami taufiq untuk mentaati-Mu dan mentaati orang yang Engkau perintahkan kepada kami untuk ditaatinya, sebagai pengamalan atas firman-Mu.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُوْلِي الأَمْرِ مِنكُمْ
“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu”(An Nisa’ 59).
بارَكَ اللهُ لِي ولكُمْ فِي القرآنِ العظيمِ، ونفعَنِي وإياكُمْ بِمَا فيهِ مِنَ الآياتِ والذكْرِ الحكيمِ، أقولُ قولِي هذَا وأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِي ولكُمْ، فاستغفِرُوهُ إنَّهُ هوَ الغفورُ الرحيمُ.
Khutbah Kedua
الحَمْدُ للهِ ربِّ العالمينَ، وأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، وأَشْهَدُ أنَّ سيِّدَنَا محمَّداً عبدُهُ ورسولُهُ، اللهمَّ صلِّ وسلِّمْ وبارِكْ علَى سيدِنَا محمدٍ وعلَى آلِهِ الطيبينَ الطاهرينَ وعلَى أصحابِهِ أجمعينَ، والتَّابعينَ لَهُمْ بإحسانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ.
Bertakwalah kepada Allah wahai hamba Allah, dan ketahuilah bahwa perbuatan baik serta pencapaian besar ini masih terus berlangsung dengan pertolongan Allah, dan betapa banyak nikmat Allah yang tidak mampu dan tidak akan pernah kita mampu menghitungnya, negara Uni Emirates Arab sekarang telah berada pada tangga kemajuan dan pertumbuhan yang pesat, dan terus melangkah menuju pada kemakmuran, pembangunan dan pemberian, dan akan berlangsung terus untuk mewujudkan pencapaiannya yang agung, sehingga tujuan mulyanya terwujud dengan pertolongan dan rahmat Allah, Allah berfirman:
قُلْ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَلِكَ فَلْيَفْرَحُوا
“Katakanlah: "Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira” (Yunus (10) : 58).
عبادَ اللهِ:إنَّ اللهَ أمرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فيهِ بنفْسِهِ وَثَنَّى فيهِ بملائكَتِهِ فقَالَ
تَعَالَى:]إِنَّ اللَّهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا[([2]) وقالَ رَسُولُ اللَّهِعليه الصلاة والسلام :« مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلاَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْراً»([3])
تَعَالَى:]إِنَّ اللَّهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا[([2]) وقالَ رَسُولُ اللَّهِعليه الصلاة والسلام :« مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلاَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْراً»([3])
اللَّهُمَّ صلِّ وسلِّمْ وبارِكْ علَى سيدِنَا ونبيِّنَا مُحَمَّدٍ وعلَى آلِهِ وصحبِهِ أجمعينَ، وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ أَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيٍّ وعَنْ سائرِ الصحابِةِ الأكرمينَ، وعَنِ التابعينَ ومَنْ تبعَهُمْ بإحسانٍ إلَى يومِ الدينِ.
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ قَلْبًا شَاكِرًا، وَلِسَانًا ذَاكِرًا، ورِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً، وَعِلْمًا نَافِعًا، وعافيةً فِي البدنِ،وبركةً فِي العمرِ والذريةِ، اللَّهُمَّ زِدْنَا وَلاَ تَنْقُصْنَا، وَأَكْرِمْنَا وَلاَ تُهِنَّا، وَأَعْطِنَا وَلاَ تَحْرِمْنَا، وَآثِرْنَا وَلاَ تُؤْثِرْ عَلَيْنَا، وَارْضَ عَنَّا وأَرْضِنَا، اللَّهُمَّ اجْعَلْ زَادَنا التَّقْوَى، وزِدْنَا إِيمَانًاويقينًا وَتَسْلِيمًا وفقهًا، اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ مُوجِبَاتِ رَحْمَتِكَ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ، وَالسَّلاَمَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ، وَالْغَنِيمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ، اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الْفَوْزَ بِالْجَنَّةِ وَالنجاةَ مِنَ النَّارِ، اللَّهُمَّ لاَ تَدَعْ لَنَا ذَنْبًا إِلاَّ غَفَرْتَهُ، وَلاَ هَمًّا إِلاَّ فَرَّجْتَهُ، ولاَ دَيْنًا إلاَّ قضيْتَهُ، وَلاَ مريضًا إلاَّ شفيْتَهُ، وَلاَ حَاجَةً إِلاَّ قَضَيْتَهَا ويسَّرْتَهَا يَا ربَّ العالمينَ، رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
اللَّهُمَّ وَفِّقْ وَلِيَّ أَمْرِنَا رَئِيسَ الدولةِ، الشَّيْخ خليفة وَنَائِبَهُ لِمَا تُحِبُّهُ وَتَرْضَاهُ، وَأَيِّدْ إِخْوَانَهُ حُكَّامَ الإِمَارَاتِ وَوَلِيَّ عَهْدِهِ الأَمِينَ. اللَّهُمَّ اغفِرْ للمسلمينَ والمسلماتِ الأحياءِ منهُمْ والأمواتِ، اللَّهُمَّ ارْحَمِ الشَّيْخ زَايِد، والشَّيْخ مَكْتُوم، وإخوانَهُمَاا شيوخَ الإماراتِ الذينَ انتقلُوا إلَى رحمتِكَ، اللَّهُمَّ اشْمَلْ بعفوِكَ وغفرانِكَ ورحمتِكَ آباءَنَا وأمهاتِنَا وجميعَ أرحامِنَا ومَنْ كانَ لهُ فضلٌ علينَا.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِكُلِّ مَنْ وَقَفَ لَكَ وَقْفًا يَعُودُ نَفْعُهُ عَلَى عِبَادِكَ، اللَّهُمَّ بارِكْ فِي مَالِ كُلِّ مَنْ زَكَّى وزِدْهُ مِنْ فضلِكَ العظيمِ، اللَّهُمَّ إنَّا نَسْأَلُكَ الْمَغْفِرَةَ والثَّوَابَ لِمَنْ بَنَى هَذَا الْمَسْجِدَ وَلِوَالِدَيْهِ، وَلِكُلِّ مَنْ عَمِلَ فِيهِ صَالِحًا وَإِحْسَانًا، وَاغْفِرِ اللَّهُمَّ لِكُلِّ مَنْ بَنَى لَكَ مَسْجِدًا يُذْكَرُ فِيهِ اسْمُكَ.
اللَّهُمَّ أَدِمْ عَلَى دولةِ الإماراتِ الأَمْنَ والأَمَانَ وَعلَى سَائِرِ بِلاَدِ الْمُسْلِمِينَ.
اذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشكرُوهُ علَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ ]وَأَقِمِ الصَّلاةَ إِنَّ الصَّلاةَ تَنْهَى عَنِ الفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ[([4]).
http://awqaf.ae/Jumaa.aspx?SectionID=5&RefID=1662
No comments:
Post a Comment