Monday, October 1, 2018

Khotbah Jum'at: BAGI MEREKA BALASAN YANG DILIPATGANDAKAN


Khutbah Jumat, 20 Dzul Hijjah 1439 H/31 Agustus 2018 M

Bagi mereka balasan yang dilipatgandakan

Khutbah Pertama

الْحَمْدُ لِلَّهِ الْعَزِيزِ الْكَرِيمِ، ذِي الْإِحْسَانِ الْعَمِيمِ، يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ أَجْرَهُ، وَيَزِيدُ لَهُ ثَوَابَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، صَاحِبُ الْفَضْلِ جَلَّ جَلَالُهُ، وَتَقَدَّسَ كَمَالُهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ، فَاللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ، وَعَلَى مَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ.
أَمَّا بَعْدُ: فَأُوصِيكُمْ عِبَادَ اللَّهِ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ، قَالَ تَعَالَى:( يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَتَّقُوا اللَّهَ يَجْعَلْ لَكُمْ فُرْقَانًا وَيُكَفِّرْ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ)([1]).
Para jamaah shalat : Allah berfirman :
إِنَّ اللَّهَ لَا يَظْلِمُ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ وَإِنْ تَكُ حَسَنَةً يُضَاعِفْهَا وَيُؤْتِ مِنْ لَدُنْهُ أَجْرًا عَظِيمًا
“Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar zarrah, dan jika ada kebaikan sebesar zarrah, niscaya Allah akan melipatgandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar” (An Nisa’ 4 : 40).Maksudnya : sesungguhnya Allah tidak mengurangi kebaikan seorang mukmin, melainkan melipatgandakan baginya pahala perbuatannya (Syarah An Nawawi atas hadits Muslim 17/149-150). Satu kebaikan akan dilipatgandakan sehingga pahalanya menjadi banyak (Tafsir Al Qurthubi 5/195). Nabi Saw bersabda dalam hadits yang diriwayatkan dari Tuhannya :
إِنَّ اللَّهَ كَتَبَ الْحَسَنَاتِ وَالسَّيِّئَاتِ، ثُمَّ بَيَّنَ ذَلِكَ، فَمَنْ هَمَّ بِحَسَنَةٍ فَلَمْ يَعْمَلْهَا كَتَبَهَا اللَّهُ لَهُ عِنْدَهُ حَسَنَةً كَامِلَةً، فَإِنْ هُوَ هَمَّ بِهَا فَعَمِلَهَا كَتَبَهَا اللَّهُ لَهُ عِنْدَهُ عَشْرَ حَسَنَاتٍ إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ، إِلَى أَضْعَافٍ كَثِيرَةٍ، وَمَنْ هَمَّ بِسَيِّئَةٍ فَلَمْ يَعْمَلْهَا كَتَبَهَا اللَّهُ لَهُ عِنْدَهُ حَسَنَةً كَامِلَةً، فَإِنْ هُوَ هَمَّ بِهَا فَعَمِلَهَا كَتَبَهَا اللَّهُ لَهُ سَيِّئَةً وَاحِدَةً
“Sesungguhnya Allah mencatat kebaikan dan keburukan, kemudian Dia menjelaskannya, maka barang siapa berniat mengerjakan kebaikan tetapi ia tidak melakukanya, Allah mencatat sebagai satu kebaikan yang sempurna, jika ia berniat berbuat kebaikan lalu ia melakukannya, Allah mencatat baginya di sisi-Nya sepuluh kebaikan hingga tujuh ratus kali lipat bahkan lebih banyak lagi. Dan barang siapa berniat melakukan keburukan dan ia tidak melakukannya, Allah mencatat baginya satu kebaikan yang sempurna di sisi-Nya, jika ia berniat melakukan keburukan, lalu ia melakukannya, Allah mencatat baginya satu keburukan” (Muttafaq ‘Alaih)
Allah menganjurkan hamba-hamba-Nya untuk berbuat amal shaleh dan memperbanyak kebaikan, dan Dia berjanji akan menambah pahala dan melipatgandakannya, disebutkan dalam firman-Nya :
مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا
“Barang siapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya” (Al An’am 6 : 160).Maksudnya : baginya sepuluh kali lipat semisal amalan baik yang ditunaikannya (Tafsir At Thabari 10/36). Allah berfirman :
وَمَنْ يَقْتَرِفْ حَسَنَةً نَزِدْ لَهُ فِيهَا حُسْنًا إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ شَكُورٌ
“Dan siapa yang mengerjakan kebaikan akan Kami tambahkan baginya kebaikan pada kebaikannya itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha mensyukuri” (As Syura 42 : 23). Khabar gembira bagi hamba-hamba Allah yang beriman dan mengerjakan ketaatan, bagi mereka surga, pelipatan pahala dan kehormatan di akhirat (Tafsir At Thabari 20/494). Dia Maha Pengampun dan Maha mensyukuri, Dia mengampuni keburukan yang banyak, dan memperbanyak pahala kebaikan yang sedikit, Dia menutupi dan mengampuni, Dia melipat gandakan balasan dan mensyukuri (Tafsir Ibnu Katsir 7/204). Dia memberi pahala atas satu kebaikan dengan berlipat ganda, dijelaskan dalam firman-Nya :
وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
“Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui” (Al Baqarah 2 : 261).Karunia Allah sangat luas, Dia memberi hamba-hamba yang Dia kehendaki pahala yang besar, dan menganugerahkan padanya keutamaan :
ذَلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ
“Demikianlah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah mempunyai karunia yang besar” (Al Jumuah 62 : 4)
Kaum muslimin : Amalan-amalan apakah yang memiliki pahala yang dilipat gandakan ? Sesungguhnya beriman kepada Allah dan amal shaleh memiliki pahala yang agung, maka barang siapa beriman kepada Tuhannya dan mendekatkan diri kepada-Nya dengan ketaatan, maka ia akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda, Allah berfirman :
وَمَا أَمْوَالُكُمْ وَلَا أَوْلَادُكُمْ بِالَّتِي تُقَرِّبُكُمْ عِنْدَنَا زُلْفَى إِلَّا مَنْ آمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَأُولَئِكَ لَهُمْ جَزَاءُ الضِّعْفِ بِمَا عَمِلُوا وَهُمْ فِي الْغُرُفَاتِ آمِنُونَ
“Dan sekali-kali bukanlah harta dan bukan (pula) anak-anak kamu yang mendekatkan kamu kepada Kami sedikitpun, tetapi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shaleh, mereka itulah yang memperoleh balasan yang berlipat ganda disebabkan apa yang telah mereka kerjakan; dan mereka aman sentosa di tempat-tempat yang tinggi (dalam surga)” (Saba’ 34 : 37). Maksudnya : satu kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali bagi mereka, hingga tujuh ratus kali lipat, dan mereka akan menempati rumah-rumah yang tinggi di surga, mereka aman dari segala ketakutan dan bencana, dan mereka dihindarkan dari segala keburukan (Tafsir Ibnu Katsir 6/522).
Dan bertakwa kepada Allah memiliki dua pahala, karena orang yang bertakwa ia pasti meyakini bahwa Allah mengawasinya, kemudian ia akan menjauhkan dirinya dari kemaksiatan, melaksanakan perintah dan menjauhi larangan Tuhannya dan mengamalkan tuntunan nabi-nya, dan ia akan mendapatkan pahala dua kali lipat, Allah berfirman :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَآمِنُوا بِرَسُولِهِ يُؤْتِكُمْ كِفْلَيْنِ مِنْ رَحْمَتِهِ وَيَجْعَلْ لَكُمْ نُورًا تَمْشُونَ بِهِ وَيَغْفِرْ لَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ
“Hai orang-orang yang beriman (kepada para rasul), bertakwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya, niscaya Allah memberikan rahmat-Nya kepadamu dua bagian, dan menjadikan untukmu cahaya yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan dan Dia mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (Al Hadid 57 : 28). Maksudnya : kalian akan diberikan pahala dua kali lipat (At Thabari 23/208)
Hamba Allah : diantara amalan yang akan dilipat gandakan pahalanya adalah membaca Al Quran, bagimu setiap huruf satu kebaikan, dan Allah melipat gandakan bagimu hingga sepuluh kali lipat, Rasulullah Saw bersabda :
مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ، وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا، لَا أَقُولُ الم حَرْفٌ، وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ، وَلَامٌ حَرْفٌ، وَمِيمٌ حَرْفٌ
“Barang siapa membaca satu huruf dari Kitabullah, baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipat gandakan sepuluh kebaikan semisalnya, aku tidak mengatakan alif lam mim satu huruf akan tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf” (At Tirmidzi 2910).Orang yang kesulitan membaca Al Quran, baginya dua pahala, Rasulullah Saw bersabda :
الَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيهِ، وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ، لَهُ أَجْرَانِ
“Orang yang membaca Al Quran dengan terbata-bata didalamnya dan sulit atas bacaannya tersebut, baginya dua pahala” (Muttafaq ‘Alaih, lafal Muslim 789).Maksudnya : pahala membaca, pahala kesulitan dan kelelahannya (At Taisir syarah Jami’ As Shaghir 2/453)
Allah melipat gandakan pahala orang yang melakukan shalat lima waktu dan menunaikannya dengan baik, karena sesungguhnya Allah mewajibkan shalat ini dalam perjalan Mi’raj sebanyak lima puluh shalat, kemudian diturunkan menjadi lima waktu atas rahmat-Nya, tetapi pahalanya sepadan lima puluh waktu, sebagaimana tersebut dalam hadits Isra’, Rasululah Saw bersabda :
فَنُودِيَ إِنِّي قَدْ أَمْضَيْتُ فَرِيضَتِي، وَخَفَّفْتُ عَنْ عِبَادِي، وَأَجْزِي الْحَسَنَةَ عَشْرًا
“Maka didengar seruan, sesungguhnya Aku telah menetapkan kewajiban-Ku, meringankan pada hamba-hamba-Ku, dan Aku akan membalas setiap kebaikan sepuluh kali lipat” (Bukhari 3207). Oleh karena itu, tunaikanlah shalat tersebut tepat waktu wahai hamba Allah, terutama shalat Ashar, barang siapa menjaganya, Allah mencatat baginya dua pahala, dari Abi Bashrah Al Ghiffari RA berkata :
إِنَّ هَذِهِ الصَّلَاةَ عُرِضَتْ عَلَى مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ فَضَيَّعُوهَا، فَمَنْ حَافَظَ عَلَيْهَا كَانَ لَهُ أَجْرُهُ مَرَّتَيْنِ
“Sesungguhnya shalat ini (shalat Ashar) pernah diwajibkan pada orang sebelum kalian, tetapi mereka menyia-nyiakannya, karena itu barang siapa menjaga shalat ini, ia akan mendapatkan pahala dua kali lipat” (Muslim 830)
Ya Allah, berilah kami kekuatan untuk mengerjakan sebaik-baiknya amalan dan berilah kami sebaik-baiknya balasan,berilah kami semua taufiq untuk mentaati-Mu, mentaati Rasul-Mu Muhammad Al AminShallallahu ‘Alaihi Wasallam dan mentaati orang yang Engkau perintahkan kepada kami agar ditaatinya, sebagai pengamalan atas firman-Mu :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُوْلِي الأَمْرِ مِنكُمْ
“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu” (An Nisa’ 4 : 59).
نَفَعَنِي اللَّهُ وَإِيَّاكُمْ بِالْقُرْآنِ الْعَظِيمِ، وَبِسُنَّةِ نَبِيِّهِ الْكَرِيمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. أَقُولُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ لِي وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
Khutbah Kedua
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، يَا رَبِّ لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَعَظِيمِ سُلْطَانِكَ، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَامُحَمَّدًا عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ، اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ، وَعَلَى التَّابِعِينَ لَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ. أَمَّا بَعْدُ: فَأُوصِيكُمْ عِبَادَ اللَّهِ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ.
Para jamaah shalat : Allah berfirman :
إِنَّ المُصَّدِّقِينَ وَالْمُصَّدِّقَاتِ وَأَقْرَضُوا اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا يُضَاعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ أَجْرٌ كَرِيمٌ
“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat gandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak” (Al Hadid 57 : 18).Sedekah merupakan amalan yang dilipat gandakan pahalanya di sisi Allah, dan pelakunya mendapatkan balasan di dunia, Allah berfirman :
مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ وَلَهُ أَجْرٌ كَرِيمٌ
“Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, maka Allah akan melipatgandakan (balasan) pinjaman itu untuknya, dan dia akan memperoleh pahala yang banyak” (Al Hadid 57 : 11).Pada surah Al Baqarah dijelaskan :
مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً
“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak” (Al Baqarah 2 : 245).Bersedekah kepada kerabat yang membutuhkan, mendatangkan dua pahala, Nabi Saw bersabda :
الصَّدَقَةُ عَلَى الْمِسْكِينِ صَدَقَةٌ، وَالصَّدَقَةُ عَلَى ذِي الرَّحِمِ اثْنَتَانِ: صَدَقَةٌ، وَصِلَةٌ
“Sedekah kepada orang miskin berpahala satu sedekah, sedangkan sedekah kepada kerabat akan mendapatkan dua pahala : pahala sedekah dan pahala silaturrahim” (At Tirmidzi 658, An Nasa’i 2582, Ibnu Majah 1844 dan Ahmad 17884) Suami termasuk orang terdekat yang pantas mendapatkan uluran tangan kebaikan, karena seorang isteri yang rajin beribadah kepada Tuhannya, bersungguh-sungguh merawat rumah tangganya dan membantu suaminya, baginya dua pahala, dari Zainab isteri Abdullah bin Mas’ud berkata :
خَرَجَ عَلَيْنَا بِلَالٌ فَقُلْنَا لَهُ: ائْتِ رَسُولَ اللَّهِr فَأَخْبِرْهُ أَنَّ امْرَأَتَيْنِ بِالْبَابِ تَسْأَلَانِكَ: أَتُجْزِئُ الصَّدَقَةُ عَنْهُمَا، عَلَى أَزْوَاجِهِمَا، وَعَلَى أَيْتَامٍ فِي حُجُورِهِمَا؟ فَسَأَلَهُ… فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ r :« لَهُمَا أَجْرَانِ: أَجْرُ الْقَرَابَةِ، وَأَجْرُ الصَّدَقَةِ
“Bilal keluar menjumpai kami, kami berkata padanya : datanglah pada Rasulullah Saw, dan sampaikan padanya bahwa ada dua wanita di pintu hendak bertanya : apakah cukup sedekah kami berdua untuk suami kami masing-masing dan atas anak-anak yatim yang berada dalam pengawasan kami ?Maka ia bertanya kepada Rasulullah Saw. Rasulullah Saw bersabda : bagi keduanya dua pahala : pahala kekerabatan dan pahala sedekah” (Muttafaq ‘Alaih). Hal ini akan membuahkan cinta dan kasih sayang pada kedua pasangan suami isteri, keeratan keluarga, kebahagaian dan ketentraman masyarakat.
اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ صَالِحَاتِ أَعْمَالِنَا، وَضَاعِفْ حَسَنَاتِنَا، وَصَلِّ اللَّهُمَّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا فَإِنَّكَ سُبْحَانَكَ الْقَائِلُ إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا)([2]). وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ r :« مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا»([3]). اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ. وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ: أَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيٍّ، وَعَنْ سَائِرِ الصَّحَابَةِ الْأَكْرَمِينَ. اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ الْبَارِّينَ بِآبَائِهِمْ وَأُمَّهَاتِهِمْ، الْمُحْسِنِينَ إِلَى أَهْلِيهِمْ وَأَرْحَامِهِمْ.
اللَّهُمَّ وَفِّقْ رَئِيسَ الدَّوْلَةِ، الشَّيْخْ خليفةْ بن زايدْ لِكُلِّ خَيْرٍ، وَاحْفَظْهُ بِحِفْظِكَ وَعِنَايَتِكَ، وَوَفِّقِ اللَّهُمَّ نَائِبَهُ وَوَلِيَّ عَهْدِهِ الْأَمِينَ لِمَا تُحِبُّهُ وَتَرْضَاهُ، وَأَيِّدْ إِخْوَانَهُ حُكَّامَ الْإِمَارَاتِ.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ: الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، اللَّهُمَّ ارْحَمِ الشَّيْخ زَايِد، وَالشَّيْخ مَكْتُوم، وَشُيُوخَ الْإِمَارَاتِ الَّذِينَ انْتَقَلُوا إِلَى رَحْمَتِكَ، اللَّهُمَّ ارْحَمْهُمْ رَحْمَةً وَاسِعَةً مِنْ عِنْدِكَ، وَأَفِضْ عَلَيْهِمْ مِنْ خَيْرِكَ وَرِضْوَانِكَ. وَأَدْخِلِ اللَّهُمَّ فِي عَفْوِكَ وَغُفْرَانِكَ وَرَحْمَتِكَ آبَاءَنَا وَأُمَّهَاتِنَا وَجَمِيعَ أَرْحَامِنَا وَمَنْ لَهُ حَقٌّ عَلَيْنَا. اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ مُوجِبَاتِ رَحْمَتِكَ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ، وَالْغَنِيمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ، وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ، اللَّهُمَّ إِنِّا نَسْأَلُكَ الْفَوْزَ بِالْجَنَّةِ،وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ، اللَّهُمَّ لَا تَدَعْ لَنَا ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ، وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ، وَلَا دَيْنًا إِلَّا قَضَيْتَهُ، وَلَا مَرِيضًا إِلَّا شَفَيْتَهُ، وَلَا مَيْتًا إِلَّا رَحِمْتَهُ، وَلَا حَاجَةً إِلَّا قَضَيْتَهَا وَيَسَّرْتَهَا يَا أَكْرَمَ الْأَكْرَمِينَ، فَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، وَبِالْإِجَابَةِ جَدِيرٌ.
اللَّهُمَّ احْفَظْ لِدَوْلَةِ الْإِمَارَاتِ اسْتِقْرَارَهَا وَرَخَاءَهَا، وَبَارِكْ فِي خَيْرَاتِهَا، وَزِدْهَا فَضْلًا وَنِعَمًا، وَحَضَارَةًوَعِلْمًا، وَبَهْجَةً وَجَمَالًا، وَمَحَبَّةً وَتَسَامُحًا، وَأَدِمْ عَلَيْهَاالسَّعَادَةَ وَالْأَمَانَ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ.
اللَّهُمَّ ارْحَمْ شُهَدَاءَ الْوَطَنِ وَقُوَّاتِ التَّحَالُفِ الْأَبْرَارَ،وَاجْزِ خَيْرَ الْجَزَاءِ أُمَّهَاتِ الشُّهَدَاءِ وَآبَاءَهُمْ وَزَوْجَاتِهِمْ وَأَهْلِيهِمْ جَمِيعًا، اللَّهُمَّ انْصُرْ قُوَّاتِ التَّحَالُفِ الْعَرَبِيِّ، الَّذِينَ تَحَالَفُوا عَلَى رَدِّ الْحَقِّ إِلَى أَصْحَابِهِ. اللَّهُمَّ كُنْ مَعَهُمْ وَأَيِّدْهُمْ، اللَّهُمَّ وَفِّقْ أَهْلَ الْيَمَنِ إِلَى كُلِّ خَيْرٍ، وَاجْمَعْهُمْ عَلَى كَلِمَةِ الْحَقِّ وَالشَّرْعِيَّةِ، وَارْزُقْهُمُ الرَّخَاءَ يَا أَكْرَمَ الْأَكْرَمِينَ. اللَّهُمَّ انْشُرِ الاِسْتِقْرَارَ وَالسَّلَامَ فِي بُلْدَانِ الْمُسْلِمِينَ وَالْعَالَمِأَجْمَعِينَ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. اذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكرُوهُ علَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ. وَأَقِمِ الصَّلَاةَ.

No comments:

Post a Comment