Khutbah
Jumat, 20 Dzul Hijjah 1439 H/31 Agustus 2018 M
Bagi
mereka balasan yang dilipatgandakan
Khutbah
Pertama
الْحَمْدُ لِلَّهِ الْعَزِيزِ الْكَرِيمِ، ذِي
الْإِحْسَانِ الْعَمِيمِ، يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ أَجْرَهُ،
وَيَزِيدُ لَهُ ثَوَابَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ
لَا شَرِيكَ لَهُ، صَاحِبُ الْفَضْلِ جَلَّ جَلَالُهُ، وَتَقَدَّسَ كَمَالُهُ،
وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ،
فَاللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ
وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ، وَعَلَى مَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى
يَوْمِ الدِّينِ.
أَمَّا بَعْدُ: فَأُوصِيكُمْ عِبَادَ اللَّهِ
وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ، قَالَ تَعَالَى:( يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا
إِنْ تَتَّقُوا اللَّهَ يَجْعَلْ لَكُمْ فُرْقَانًا وَيُكَفِّرْ عَنْكُمْ
سَيِّئَاتِكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ)([1]).
Para
jamaah shalat : Allah berfirman :
إِنَّ اللَّهَ لَا يَظْلِمُ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ
وَإِنْ تَكُ حَسَنَةً يُضَاعِفْهَا وَيُؤْتِ مِنْ لَدُنْهُ أَجْرًا عَظِيمًا
“Sesungguhnya
Allah tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar zarrah, dan jika ada kebaikan
sebesar zarrah, niscaya Allah akan melipatgandakannya dan memberikan dari
sisi-Nya pahala yang besar” (An Nisa’ 4 : 40).Maksudnya : sesungguhnya Allah
tidak mengurangi kebaikan seorang mukmin, melainkan melipatgandakan baginya pahala
perbuatannya (Syarah An Nawawi atas hadits Muslim 17/149-150). Satu kebaikan
akan dilipatgandakan sehingga pahalanya menjadi banyak (Tafsir Al Qurthubi
5/195). Nabi Saw bersabda dalam hadits yang diriwayatkan dari Tuhannya :
إِنَّ اللَّهَ كَتَبَ الْحَسَنَاتِ
وَالسَّيِّئَاتِ، ثُمَّ بَيَّنَ ذَلِكَ، فَمَنْ هَمَّ بِحَسَنَةٍ فَلَمْ
يَعْمَلْهَا كَتَبَهَا اللَّهُ لَهُ عِنْدَهُ حَسَنَةً كَامِلَةً، فَإِنْ هُوَ
هَمَّ بِهَا فَعَمِلَهَا كَتَبَهَا اللَّهُ لَهُ عِنْدَهُ عَشْرَ حَسَنَاتٍ إِلَى
سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ، إِلَى أَضْعَافٍ كَثِيرَةٍ، وَمَنْ هَمَّ بِسَيِّئَةٍ
فَلَمْ يَعْمَلْهَا كَتَبَهَا اللَّهُ لَهُ عِنْدَهُ حَسَنَةً كَامِلَةً، فَإِنْ
هُوَ هَمَّ بِهَا فَعَمِلَهَا كَتَبَهَا اللَّهُ لَهُ سَيِّئَةً وَاحِدَةً
“Sesungguhnya
Allah mencatat kebaikan dan keburukan, kemudian Dia menjelaskannya, maka barang
siapa berniat mengerjakan kebaikan tetapi ia tidak melakukanya, Allah mencatat
sebagai satu kebaikan yang sempurna, jika ia berniat berbuat kebaikan lalu ia
melakukannya, Allah mencatat baginya di sisi-Nya sepuluh kebaikan hingga tujuh
ratus kali lipat bahkan lebih banyak lagi. Dan barang siapa berniat melakukan
keburukan dan ia tidak melakukannya, Allah mencatat baginya satu kebaikan yang
sempurna di sisi-Nya, jika ia berniat melakukan keburukan, lalu ia
melakukannya, Allah mencatat baginya satu keburukan” (Muttafaq ‘Alaih)
Allah
menganjurkan hamba-hamba-Nya untuk berbuat amal shaleh dan memperbanyak
kebaikan, dan Dia berjanji akan menambah pahala dan melipatgandakannya,
disebutkan dalam firman-Nya :
مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ
أَمْثَالِهَا
“Barang
siapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya”
(Al An’am 6 : 160).Maksudnya : baginya sepuluh kali lipat semisal amalan baik
yang ditunaikannya (Tafsir At Thabari 10/36). Allah berfirman :
وَمَنْ يَقْتَرِفْ حَسَنَةً نَزِدْ لَهُ فِيهَا
حُسْنًا إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ شَكُورٌ
“Dan
siapa yang mengerjakan kebaikan akan Kami tambahkan baginya kebaikan pada
kebaikannya itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha mensyukuri” (As
Syura 42 : 23). Khabar gembira bagi hamba-hamba Allah yang beriman dan
mengerjakan ketaatan, bagi mereka surga, pelipatan pahala dan kehormatan di
akhirat (Tafsir At Thabari 20/494). Dia Maha Pengampun dan Maha mensyukuri, Dia
mengampuni keburukan yang banyak, dan memperbanyak pahala kebaikan yang
sedikit, Dia menutupi dan mengampuni, Dia melipat gandakan balasan dan
mensyukuri (Tafsir Ibnu Katsir 7/204). Dia memberi pahala atas satu kebaikan
dengan berlipat ganda, dijelaskan dalam firman-Nya :
وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ
وَاسِعٌ عَلِيمٌ
“Allah
melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas
(karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui” (Al Baqarah 2 : 261).Karunia Allah sangat
luas, Dia memberi hamba-hamba yang Dia kehendaki pahala yang besar, dan
menganugerahkan padanya keutamaan :
ذَلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ
وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ
“Demikianlah
karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah
mempunyai karunia yang besar” (Al Jumuah 62 : 4)
Kaum
muslimin : Amalan-amalan apakah yang memiliki pahala yang dilipat gandakan ?
Sesungguhnya beriman kepada Allah dan amal shaleh memiliki pahala yang agung,
maka barang siapa beriman kepada Tuhannya dan mendekatkan diri kepada-Nya
dengan ketaatan, maka ia akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda, Allah
berfirman :
وَمَا أَمْوَالُكُمْ وَلَا أَوْلَادُكُمْ
بِالَّتِي تُقَرِّبُكُمْ عِنْدَنَا زُلْفَى إِلَّا مَنْ آمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا
فَأُولَئِكَ لَهُمْ جَزَاءُ الضِّعْفِ بِمَا عَمِلُوا وَهُمْ فِي الْغُرُفَاتِ
آمِنُونَ
“Dan
sekali-kali bukanlah harta dan bukan (pula) anak-anak kamu yang mendekatkan
kamu kepada Kami sedikitpun, tetapi orang-orang yang beriman dan mengerjakan
amal-amal shaleh, mereka itulah yang memperoleh balasan yang berlipat ganda
disebabkan apa yang telah mereka kerjakan; dan mereka aman sentosa di
tempat-tempat yang tinggi (dalam surga)” (Saba’ 34 : 37). Maksudnya : satu
kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali bagi mereka, hingga tujuh ratus kali
lipat, dan mereka akan menempati rumah-rumah yang tinggi di surga, mereka aman
dari segala ketakutan dan bencana, dan mereka dihindarkan dari segala keburukan
(Tafsir Ibnu Katsir 6/522).
Dan
bertakwa kepada Allah memiliki dua pahala, karena orang yang bertakwa ia pasti
meyakini bahwa Allah mengawasinya, kemudian ia akan menjauhkan dirinya dari
kemaksiatan, melaksanakan perintah dan menjauhi larangan Tuhannya dan
mengamalkan tuntunan nabi-nya, dan ia akan mendapatkan pahala dua kali lipat,
Allah berfirman :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ
وَآمِنُوا بِرَسُولِهِ يُؤْتِكُمْ كِفْلَيْنِ مِنْ رَحْمَتِهِ وَيَجْعَلْ لَكُمْ
نُورًا تَمْشُونَ بِهِ وَيَغْفِرْ لَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ
“Hai
orang-orang yang beriman (kepada para rasul), bertakwalah kepada Allah dan
berimanlah kepada Rasul-Nya, niscaya Allah memberikan rahmat-Nya kepadamu dua
bagian, dan menjadikan untukmu cahaya yang dengan cahaya itu kamu dapat
berjalan dan Dia mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”
(Al Hadid 57 : 28). Maksudnya : kalian akan diberikan pahala dua kali lipat (At
Thabari 23/208)
Hamba
Allah : diantara amalan yang akan dilipat gandakan pahalanya adalah membaca Al
Quran, bagimu setiap huruf satu kebaikan, dan Allah melipat gandakan bagimu
hingga sepuluh kali lipat, Rasulullah Saw bersabda :
مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ
بِهِ حَسَنَةٌ، وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا، لَا أَقُولُ الم حَرْفٌ،
وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ، وَلَامٌ حَرْفٌ، وَمِيمٌ حَرْفٌ
“Barang
siapa membaca satu huruf dari Kitabullah, baginya satu kebaikan dengan bacaan
tersebut, satu kebaikan dilipat gandakan sepuluh kebaikan semisalnya, aku tidak
mengatakan alif lam mim satu huruf akan tetapi alif satu huruf, lam satu huruf
dan mim satu huruf” (At Tirmidzi 2910).Orang yang kesulitan membaca Al Quran,
baginya dua pahala, Rasulullah Saw bersabda :
الَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ
فِيهِ، وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ، لَهُ أَجْرَانِ
“Orang
yang membaca Al Quran dengan terbata-bata didalamnya dan sulit atas bacaannya
tersebut, baginya dua pahala” (Muttafaq ‘Alaih, lafal Muslim 789).Maksudnya :
pahala membaca, pahala kesulitan dan kelelahannya (At Taisir syarah Jami’ As
Shaghir 2/453)
Allah
melipat gandakan pahala orang yang melakukan shalat lima waktu dan
menunaikannya dengan baik, karena sesungguhnya Allah mewajibkan shalat ini
dalam perjalan Mi’raj sebanyak lima puluh shalat, kemudian diturunkan menjadi
lima waktu atas rahmat-Nya, tetapi pahalanya sepadan lima puluh waktu,
sebagaimana tersebut dalam hadits Isra’, Rasululah Saw bersabda :
فَنُودِيَ إِنِّي قَدْ أَمْضَيْتُ فَرِيضَتِي،
وَخَفَّفْتُ عَنْ عِبَادِي، وَأَجْزِي الْحَسَنَةَ عَشْرًا
“Maka
didengar seruan, sesungguhnya Aku telah menetapkan kewajiban-Ku, meringankan
pada hamba-hamba-Ku, dan Aku akan membalas setiap kebaikan sepuluh kali lipat”
(Bukhari 3207). Oleh karena itu, tunaikanlah shalat tersebut tepat waktu wahai
hamba Allah, terutama shalat Ashar, barang siapa menjaganya, Allah mencatat
baginya dua pahala, dari Abi Bashrah Al Ghiffari RA berkata :
إِنَّ هَذِهِ الصَّلَاةَ عُرِضَتْ عَلَى مَنْ
كَانَ قَبْلَكُمْ فَضَيَّعُوهَا، فَمَنْ حَافَظَ عَلَيْهَا كَانَ لَهُ أَجْرُهُ
مَرَّتَيْنِ
“Sesungguhnya
shalat ini (shalat Ashar) pernah diwajibkan pada orang sebelum kalian, tetapi
mereka menyia-nyiakannya, karena itu barang siapa menjaga shalat ini, ia akan
mendapatkan pahala dua kali lipat” (Muslim 830)
Ya
Allah, berilah kami kekuatan untuk mengerjakan sebaik-baiknya amalan dan
berilah kami sebaik-baiknya balasan,berilah kami semua taufiq untuk
mentaati-Mu, mentaati Rasul-Mu Muhammad Al AminShallallahu ‘Alaihi Wasallam dan
mentaati orang yang Engkau perintahkan kepada kami agar ditaatinya, sebagai
pengamalan atas firman-Mu :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ
وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُوْلِي الأَمْرِ مِنكُمْ
“Hai
orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil
amri di antara kamu” (An Nisa’ 4 : 59).
نَفَعَنِي اللَّهُ وَإِيَّاكُمْ بِالْقُرْآنِ
الْعَظِيمِ، وَبِسُنَّةِ نَبِيِّهِ الْكَرِيمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.
أَقُولُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ لِي وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوهُ
إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
Khutbah
Kedua
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، يَا رَبِّ
لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَعَظِيمِ سُلْطَانِكَ،
وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ
أنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَامُحَمَّدًا عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ، اللَّهُمَّ
صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ
وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ، وَعَلَى التَّابِعِينَ لَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى
يَوْمِ الدِّينِ. أَمَّا بَعْدُ: فَأُوصِيكُمْ عِبَادَ اللَّهِ وَنَفْسِي بِتَقْوَى
اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ.
Para
jamaah shalat : Allah berfirman :
إِنَّ المُصَّدِّقِينَ وَالْمُصَّدِّقَاتِ
وَأَقْرَضُوا اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا يُضَاعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ أَجْرٌ كَرِيمٌ
“Sesungguhnya
orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan
kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat gandakan (pembayarannya)
kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak” (Al Hadid 57 : 18).Sedekah
merupakan amalan yang dilipat gandakan pahalanya di sisi Allah, dan pelakunya
mendapatkan balasan di dunia, Allah berfirman :
مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا
حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ وَلَهُ أَجْرٌ كَرِيمٌ
“Siapakah
yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, maka Allah akan
melipatgandakan (balasan) pinjaman itu untuknya, dan dia akan memperoleh pahala
yang banyak” (Al Hadid 57 : 11).Pada surah Al Baqarah dijelaskan :
مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا
حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً
“Siapakah
yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan
hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya
dengan lipat ganda yang banyak” (Al Baqarah 2 : 245).Bersedekah kepada kerabat
yang membutuhkan, mendatangkan dua pahala, Nabi Saw bersabda :
الصَّدَقَةُ عَلَى الْمِسْكِينِ صَدَقَةٌ،
وَالصَّدَقَةُ عَلَى ذِي الرَّحِمِ اثْنَتَانِ: صَدَقَةٌ، وَصِلَةٌ
“Sedekah
kepada orang miskin berpahala satu sedekah, sedangkan sedekah kepada kerabat
akan mendapatkan dua pahala : pahala sedekah dan pahala silaturrahim” (At
Tirmidzi 658, An Nasa’i 2582, Ibnu Majah 1844 dan Ahmad 17884) Suami termasuk
orang terdekat yang pantas mendapatkan uluran tangan kebaikan, karena seorang
isteri yang rajin beribadah kepada Tuhannya, bersungguh-sungguh merawat rumah
tangganya dan membantu suaminya, baginya dua pahala, dari Zainab isteri Abdullah
bin Mas’ud berkata :
خَرَجَ عَلَيْنَا بِلَالٌ فَقُلْنَا لَهُ: ائْتِ
رَسُولَ اللَّهِr
فَأَخْبِرْهُ أَنَّ امْرَأَتَيْنِ بِالْبَابِ
تَسْأَلَانِكَ: أَتُجْزِئُ الصَّدَقَةُ عَنْهُمَا، عَلَى أَزْوَاجِهِمَا، وَعَلَى
أَيْتَامٍ فِي حُجُورِهِمَا؟ فَسَأَلَهُ… فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ r :« لَهُمَا
أَجْرَانِ: أَجْرُ الْقَرَابَةِ، وَأَجْرُ الصَّدَقَةِ
“Bilal
keluar menjumpai kami, kami berkata padanya : datanglah pada Rasulullah Saw,
dan sampaikan padanya bahwa ada dua wanita di pintu hendak bertanya : apakah
cukup sedekah kami berdua untuk suami kami masing-masing dan atas anak-anak
yatim yang berada dalam pengawasan kami ?Maka ia bertanya kepada Rasulullah
Saw. Rasulullah Saw bersabda : bagi keduanya dua pahala : pahala kekerabatan
dan pahala sedekah” (Muttafaq ‘Alaih). Hal ini akan membuahkan cinta dan kasih
sayang pada kedua pasangan suami isteri, keeratan keluarga, kebahagaian dan
ketentraman masyarakat.
اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ صَالِحَاتِ أَعْمَالِنَا،
وَضَاعِفْ حَسَنَاتِنَا، وَصَلِّ اللَّهُمَّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا فَإِنَّكَ
سُبْحَانَكَ الْقَائِلُ إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى
النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا
تَسْلِيمًا)([2]). وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ r :« مَنْ
صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا»([3]). اللَّهُمَّ
صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ
وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ. وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ الْخُلَفَاءِ
الرَّاشِدِينَ: أَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيٍّ، وَعَنْ سَائِرِ
الصَّحَابَةِ الْأَكْرَمِينَ. اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ الْبَارِّينَ
بِآبَائِهِمْ وَأُمَّهَاتِهِمْ، الْمُحْسِنِينَ إِلَى أَهْلِيهِمْ وَأَرْحَامِهِمْ.
اللَّهُمَّ وَفِّقْ رَئِيسَ الدَّوْلَةِ،
الشَّيْخْ خليفةْ بن زايدْ لِكُلِّ خَيْرٍ، وَاحْفَظْهُ بِحِفْظِكَ وَعِنَايَتِكَ،
وَوَفِّقِ اللَّهُمَّ نَائِبَهُ وَوَلِيَّ عَهْدِهِ الْأَمِينَ لِمَا تُحِبُّهُ
وَتَرْضَاهُ، وَأَيِّدْ إِخْوَانَهُ حُكَّامَ الْإِمَارَاتِ.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ
وَالْمُسْلِمَاتِ: الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، اللَّهُمَّ ارْحَمِ الشَّيْخ
زَايِد، وَالشَّيْخ مَكْتُوم، وَشُيُوخَ الْإِمَارَاتِ الَّذِينَ انْتَقَلُوا
إِلَى رَحْمَتِكَ، اللَّهُمَّ ارْحَمْهُمْ رَحْمَةً وَاسِعَةً مِنْ عِنْدِكَ،
وَأَفِضْ عَلَيْهِمْ مِنْ خَيْرِكَ وَرِضْوَانِكَ. وَأَدْخِلِ اللَّهُمَّ فِي
عَفْوِكَ وَغُفْرَانِكَ وَرَحْمَتِكَ آبَاءَنَا وَأُمَّهَاتِنَا وَجَمِيعَ
أَرْحَامِنَا وَمَنْ لَهُ حَقٌّ عَلَيْنَا. اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ
مُوجِبَاتِ رَحْمَتِكَ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ، وَالْغَنِيمَةَ مِنْ كُلِّ
بِرٍّ، وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ، اللَّهُمَّ إِنِّا نَسْأَلُكَ الْفَوْزَ
بِالْجَنَّةِ،وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ، اللَّهُمَّ لَا تَدَعْ لَنَا ذَنْبًا
إِلَّا غَفَرْتَهُ، وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ، وَلَا دَيْنًا إِلَّا
قَضَيْتَهُ، وَلَا مَرِيضًا إِلَّا شَفَيْتَهُ، وَلَا مَيْتًا إِلَّا رَحِمْتَهُ،
وَلَا حَاجَةً إِلَّا قَضَيْتَهَا وَيَسَّرْتَهَا يَا أَكْرَمَ الْأَكْرَمِينَ،
فَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، وَبِالْإِجَابَةِ جَدِيرٌ.
اللَّهُمَّ احْفَظْ لِدَوْلَةِ الْإِمَارَاتِ
اسْتِقْرَارَهَا وَرَخَاءَهَا، وَبَارِكْ فِي خَيْرَاتِهَا، وَزِدْهَا فَضْلًا
وَنِعَمًا، وَحَضَارَةًوَعِلْمًا، وَبَهْجَةً وَجَمَالًا، وَمَحَبَّةً
وَتَسَامُحًا، وَأَدِمْ عَلَيْهَاالسَّعَادَةَ وَالْأَمَانَ يَا رَبَّ
الْعَالَمِينَ.
اللَّهُمَّ ارْحَمْ شُهَدَاءَ الْوَطَنِ
وَقُوَّاتِ التَّحَالُفِ الْأَبْرَارَ،وَاجْزِ خَيْرَ الْجَزَاءِ أُمَّهَاتِ
الشُّهَدَاءِ وَآبَاءَهُمْ وَزَوْجَاتِهِمْ وَأَهْلِيهِمْ جَمِيعًا، اللَّهُمَّ
انْصُرْ قُوَّاتِ التَّحَالُفِ الْعَرَبِيِّ، الَّذِينَ تَحَالَفُوا عَلَى رَدِّ
الْحَقِّ إِلَى أَصْحَابِهِ. اللَّهُمَّ كُنْ مَعَهُمْ وَأَيِّدْهُمْ، اللَّهُمَّ
وَفِّقْ أَهْلَ الْيَمَنِ إِلَى كُلِّ خَيْرٍ، وَاجْمَعْهُمْ عَلَى كَلِمَةِ
الْحَقِّ وَالشَّرْعِيَّةِ، وَارْزُقْهُمُ الرَّخَاءَ يَا أَكْرَمَ الْأَكْرَمِينَ. اللَّهُمَّ
انْشُرِ الاِسْتِقْرَارَ وَالسَّلَامَ فِي بُلْدَانِ الْمُسْلِمِينَ
وَالْعَالَمِأَجْمَعِينَ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي
الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. اذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيمَ
يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكرُوهُ علَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ. وَأَقِمِ الصَّلَاةَ.
No comments:
Post a Comment