Khutbah
Jumat, 28 Dzul Qaidah 1439 H / 10 Agustus 2018 M
Amalan Yang Kekal Dan Saleh
Khutbah
Pertama
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْأَرْضِ
وَالسَّمَوَاتِ، حَثَّنَا عَلَى عَمَلِ الصَّالِحَاتِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ
إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا
وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ، خَيْرُ مَنْ ذَكَرَ رَبَّهُ
عَزَّ وَجَلَّ وَتَقَرَّبَ إِلَيْهِ بِالطَّاعَاتِ، فَاللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ
وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ
أَجْمَعِينَ، وَعَلَى مَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ.
أَمَّا بَعْدُ: فَأُوصِيكُمْ عِبَادَ اللَّهِ
وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ تَعَالَى وَذِكْرِهِ، قَالَ تَعَالَى:( وَاتَّقُوا
يَوْمًا تُرْجَعُونَ فِيهِ إِلَى اللَّهِ ثُمَّ تُوَفَّى كُلُّ نَفْسٍ مَّا
كَسَبَتْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ)().
Para
jamaah shalat, Allâh berfirman:
الْمَالُ وَالْبَنُونَ زِينَةُ الْحَيَاةِ
الدُّنْيَا وَالْبَاقِيَاتُ الصَّالِحَاتُ خَيْرٌ عِنْدَ رَبِّكَ ثَوَابًا
وَخَيْرٌ أَمَلًا
“Harta
dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal
lagi shaleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk
menjadi harapan” (Al Kahf 18 : 46). Amalan kekal lagi shaleh mencakup semua ketaatan,
semua kebajikan dan qurbah yang akan menjadi simpanan pahala bagi pelakunya di
akhirat. Ibnu Abbas RA menafsirkan firman Allâh ( وَالْبَاقِيَاتُ
الصَّالِحَاتُ), bahwa ia adalah dzikrullah, shalat, puasa, haji, sedekah,
silaturrahim dan semua perbuatan baik yang membuat pelakunya kekal didalam
surga. Allah mensifatinya dengan amalan yang kekal karena pahalanya akan kekal
dan karena pahalanya yang melimpah, Allah berfirman:
وَالْبَاقِيَاتُ الصَّالِحَاتُ خَيْرٌ عِنْدَ
رَبِّكَ ثَوَابًا وَخَيْرٌ مَرَدًّا
“Dan
amal-amal shaleh yang kekal itu lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu dan lebih
baik kesudahannya” (Maryam 19 : 76). Maksudnya pahala yang terbaik yang kembali
pada pelakunya dan balasan yang utama yang kekal untuknya pada hari pembalasan.
Kaum
mukminin : sesungguhnya dzikir termasuk amalan yang kekal lagi shaleh, yang
memiliki pahala yang agung dan balasan yang mulia di sisi Yang Maha Mulia,
Rasulullah Saw bersabda:
الْبَاقِيَاتُ الصَّالِحَاتُ هِيَ التَّكْبِيرُ،
وَالتَّهْلِيلُ، وَالتَّسْبِيحُ، وَالتَّحْمِيدُ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ
إِلَّا بِاللَّهِ
“Amalan-amalan
yang shaleh adalah takbir, tahlil, tasbih, tahmid dan hauqalah”. Allah telah
memilihnya dan melipat gandakan kebaikan bagi pelakunya, Nabi Saw menjelaskan:
إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَى مِنَ الْكَلَامِ
أَرْبَعًا: سُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ،
وَاللَّهُ أَكْبَرُ، فَمَنْ قَالَ: سُبْحَانَ اللَّهِ، كُتِبَ لَهُ عِشْرُونَ
حَسَنَةً، وَحُطَّ عَنْهُ عِشْرُونَ سَيِّئَةً، وَمَنْ قَالَ: اللَّهُ أَكْبَرُ
فَمِثْلُ ذَلِكَ، وَمَنْ قَالَ: لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ فَمِثْلُ ذَلِكَ،
وَمَنْ قَالَ: الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ مِنْ قِبَلِ نَفْسِهِ كُتِبَ
لَهُ بِهَا ثَلَاثُونَ حَسَنَةً، أَوْ حُطَّ عَنْهُ ثَلَاثُونَ سَيِّئَةً
“Sesungguhnya
Allah memilih empat dari ucapan: سُبْحَانَ
اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ.
Barang
siapa membaca سُبْحَانَ اللَّهِ Allâh mencatat baginya dua pulih kebaikan
dan menggugurkan darinya dua puluh keburukan. Barang siapa membaca اللَّهُ
أَكْبَرُ seperti itu pahalanya. Barang siapa membaca لَا
إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ seperti itu pahalanya. Dan barang siapa membaca الْحَمْدُ
لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ dari dirinya, maka dicatat baginya tiga puluh kebaikan dan
digugurkan darinya tiga puluh keburukan”
Dengan
kalimah thayyibah ini keburukan dihapuskan, Rasulullah Saw bersabda:
مَا عَلَى الْأَرْضِ رَجُلٌ يَقُولُ: لَا إِلَهَ
إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، وَسُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ،
وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ، إِلَّا كُفِّرَتْ عَنْهُ ذُنُوبُهُ،
وَلَوْ كَانَتْ أَكْثَرَ مِنْ زَبَدِ الْبَحْرِ
“Tidak
seorangpun di atas bumi yang membaca:
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ،
وَسُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا
بِاللَّهِ
خُذُوا جُنَّتَكُمْ -أَيْ وِقَايَتَكُمْ- مِنَ
النَّارِ، قُولُوا: سُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا
اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ؛
فَإِنَّهُنَّ يَأْتِينَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مُسْتَقْدَمَاتٍ وَمُسْتَأْخَرَاتٍ
وَمُنْجِيَاتٍ، وَهُنَّ الْبَاقِيَاتُ الصَّالِحَاتُ
“Ambillah
perisai kalian dari neraka, ucapkanlah:
سُبْحَانَ
اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ،
وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ
Dengan
dzikir, Allâh menanamkan bagi seseorang pepohonan yang kekal di surga,
Rasulullah Saw bersabda:
قُلْ: سُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ،
وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، يُغْرَسْ لَكَ بِكُلِّ
وَاحِدَةٍ شَجَرَةٌ فِي الْجَنَّةِ
“Katakanlah
سُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلَا
إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ
Maka
Allâh akan menanamkan bagimu dengan setiap satu bacaan satu pohon di surga”.
Pohon kebaikan ini akan terus berbuah dan menunggu pemiliknya di surga, agar
dapat memetik buah dan menikmati rindangnya serta manfaat lainnya.
Wahai
orang-orang yang rajin berdzikir : Rasulullah Saw menganjurkan kita agar mengulang-ulang
dzikir diatas di setiap waktu, bila seorang muslim selesai menunaikan
shalatnya, hendaknya ia berdzikir dengan kalimah diatas, Rasulullah Saw
bersabda:
مَنْ سَبَّحَ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ، وَكَبَّرَ
ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ، وَحَمِدَ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ، وَقَالَ: لَا إِلَهَ
إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ،
وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. خَلْفَ الصَّلَاةِ غُفِرَ لَهُ ذَنْبُهُ
وَلَوْ كَانَ أَكْثَرَ مِنْ زَبَدِ الْبَحْرِ
“Barang
siapa bertasbih sebanyak 33 kali, bertakbir sebanyak 33 kalu dan bertahmid
sebanyak 33 kali, kemudian membaca:لَا
إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ
الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ setelah selesai shalat, maka dosanya
diampuni walaupun lebih banyak dari buih lautan”. Bila seseorang hendak tidur,
ia membaca dzikir diatas. Nabi Saw berkata pada Fatimah RA :
أَلَا أَدُلُّكِ عَلَى مَا هُوَ خَيْرٌ لَكِ مِنْ
خَادِمٍ؟ تُسَبِّحِينَ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ، وَتَحْمَدِينَ ثَلَاثًا
وَثَلَاثِينَ، وَتُكَبِّرِينَ أَرْبَعًا وَثَلَاثِينَ، حِينَ تَأْخُذِينَ
مَضْجَعَكِ
"Maukah
aku tunjukkan engkau yang lebih baik dari seorang pembantu ? Yaitu dengan
bertasbih 33 kali, bertahmid 33 kali dan bertakbir 34 kali ketika engkau hendak
tidur”. Maksudnya bahwa manfaat dzikir dan tasbih itu lebih baik daripada
seorang pembantu, karena pahalanya kekal di akhirat, sedangkan manfaat pembantu
hanya di dunia saja.
Hendaknya
kita wahai hamba Allah memperbanyak dzikir kepada Allah di setiap waktu, ia
sangat mudah tapi pahalanya sangat besar, dicintai oleh Allâh dan dengannya
surga dapat diraih.
Ya
Allah beratkan timbangan kami, angkat derajat kami di surga, berilah kami
taufiq untuk mentaati-Mu, mentaati Rasul-Mu Muhammad Al Amin dan mentaati orang
yang Engkau perintahkan kepada kami agar ditaatinya, sebagai pengamalan atas
firman-Mu:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ
وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ
“Hai
orang-orang yang beriman taatilah Allah dan taatilah Rasul dan ulil amri di
antara kamu” (An Nisa’ 4 : 59)
نَفَعَنِي اللَّهُ وَإِيَّاكُمْ بِالْقُرْآنِ
الْعَظِيمِ، وَبِسُنَّةِ نَبِيِّهِ الْكَرِيمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.
أَقُولُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ لِي
وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ.
Khutbah
Kedua
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ،
سُبْحَانَهُ يَقُولُ الْحَقَّ وَهُوَ يَهْدِي السَّبِيلَ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا
إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا
وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ، اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ
وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ
أَجْمَعِينَ، وَعَلَى التَّابِعِينَ لَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ.
أُوصِيكُمْ عِبَادَ اللَّهِ وَنَفْسِي بِتَقْوَى
اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ.
Para
jamaah shalat : sesungguhnya diantara anugerah Allâh yang dilimpahkan pada kita
adalah musim-musim kebaikan, seperti hari-hari yang diberkahi yaitu sepuluh
hari awal bulan Dzul Hijjah, dimana Allâh telah bersumpah dengannya, Allâh
berfirman:
وَالْفَجْرِ* وَلَيَالٍ عَشْرٍ
“Demi
fajar dan demi malam sepuluh” (Al Fajr 89 : 1-2)
وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ
مَعْلُومَات
“Dan
supaya mereka menyebut nama Allâh pada hari yang telah ditentukan” (Al Hajj 22
: 28)
Mari
bersungguh-sungguh dalam beribadah pada waktu-waktu tersebut, mendekatkan diri
kepada Allah dengan dzikir, amalan-amalan yang kekal lagi shaleh dan semua
amalan shaleh yang mampu kita lakukan, sedikit ataupun banyak, karena
sesungguhnya hari-hari tersebut merupakan hari-hari yang agung di sisi Allah
dan yang paling dicintai oleh-Nya, Rasulullah Saw bersabda:
مَا مِنْ أَيَّامٍ أَعْظَمُ عِنْدَ اللَّهِ، وَلَا
أَحَبُّ إِلَيْهِ الْعَمَلُ فِيهِنَّ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ الْعَشْرِ،
فَأَكْثِرُوا فِيهِنَّ مِنَ التَّهْلِيلِ، وَالتَّكْبِيرِ، وَالتَّحْمِيدِ
“Tidak
ada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan tidak ada amalan yang lebih
dicintai-Nya melebihi pada sepuluh hari ini, maka perbanyaklah pada hari-hari
tersebut bertahlil, bertakbir dan bertahmid”.
Ia
termasuk ucapan yang paling utama dan paling dicintai oleh Allâh, Rasulullah
Saw bersabda :
أَحَبُّ الْكَلَامِ إِلَى اللَّهِ أَرْبَعٌ:
سُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ
أَكْبَرُ
“Ucapan
yang paling dicintai oleh Allah ada empat: سُبْحَانَ
اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ
Ya
Allâh berilah kami petunjuk menuju amalan yang terbaik dan akhlak termulia dan
jadikanlah kami dengan anugerah dan kedermawanan-Mu termasuk dalam golongan
orang-orang yang beruntung.
وَصَلِّ اللَّهُمَّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى
سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ خَاتَمِ الْمُرْسَلِينَ، فَإِنَّكَ سُبْحَانَكَ
قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ الْمُبِينُ:( إِنَّ اللَّهَ وَمَلاَئِكَتَهُ
يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ
وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا)(). وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ (:« مَنْ صَلَّى عَلَيَّ
صَلاَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا»(). اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ
وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ
أَجْمَعِينَ. وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ الْخُلَفَاءِ
الرَّاشِدِينَ: أَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيٍّ، وَعَنْ سَائِرِ الصَّحَابَةِ
الْأَكْرَمِينَ.
اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ الْبَارِّينَ
بِآبَائِهِمْ وَأُمَّهَاتِهِمْ، الْمُحْسِنِينَ إِلَى أَهْلِيهِمْ
وَأَرْحَامِهِمْ. اللَّهُمَّ وَفِّقْ رَئِيسَ الدَّوْلَةِ، الشَّيْخْ خليفةْ بن
زايدْ لِكُلِّ خَيْرٍ، وَاحْفَظْهُ بِحِفْظِكَ وَعِنَايَتِكَ، وَوَفِّقِ
اللَّهُمَّ نَائِبَهُ وَوَلِيَّ عَهْدِهِ الْأَمِينَ لِمَا تُحِبُّهُ وَتَرْضَاهُ،
وَأَيِّدْ إِخْوَانَهُ حُكَّامَ الْإِمَارَاتِ.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ
وَالْمُسْلِمَاتِ: الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، اللَّهُمَّ ارْحَمِ
الشَّيْخ زَايِد، وَالشَّيْخ مَكْتُوم، وَشُيُوخَ الْإِمَارَاتِ الَّذِينَ
انْتَقَلُوا إِلَى رَحْمَتِكَ، اللَّهُمَّ ارْحَمْهُمْ رَحْمَةً وَاسِعَةً مِنْ
عِنْدِكَ، وَأَفِضْ عَلَيْهِمْ مِنْ خَيْرِكَ وَرِضْوَانِكَ. وَأَدْخِلِ
اللَّهُمَّ فِي عَفْوِكَ وَغُفْرَانِكَ وَرَحْمَتِكَ آبَاءَنَا وَأُمَّهَاتِنَا
وَجَمِيعَ أَرْحَامِنَا وَمَنْ لَهُ حَقٌّ عَلَيْنَا.
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ مُوجِبَاتِ
رَحْمَتِكَ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ، وَالْغَنِيمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ،
وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ، اللَّهُمَّ إِنِّا نَسْأَلُكَ الْفَوْزَ
بِالْجَنَّةِ، وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ، اللَّهُمَّ لَا تَدَعْ لَنَا ذَنْبًا
إِلَّا غَفَرْتَهُ، وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ، وَلَا دَيْنًا إِلَّا
قَضَيْتَهُ، وَلَا مَرِيضًا إِلَّا شَفَيْتَهُ، وَلَا مَيْتًا إِلَّا رَحِمْتَهُ،
وَلَا حَاجَةً إِلَّا قَضَيْتَهَا وَيَسَّرْتَهَا يَا أَكْرَمَ الْأَكْرَمِينَ،
فَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، وَبِالْإِجَابَةِ جَدِيرٌ.
اللَّهُمَّ احْفَظْ لِدَوْلَةِ الْإِمَارَاتِ
اسْتِقْرَارَهَا وَرَخَاءَهَا، وَبَارِكْ فِي خَيْرَاتِهَا، وَزِدْهَا فَضْلًا
وَنِعَمًا، وَحَضَارَةً وَعِلْمًا، وَبَهْجَةً وَجَمَالًا، وَمَحَبَّةً
وَتَسَامُحًا، وَأَدِمْ عَلَيْهَا السَّعَادَةَ وَالْأَمَانَ يَا رَبَّ
الْعَالَمِينَ.
اللَّهُمَّ ارْحَمْ شُهَدَاءَ الْوَطَنِ
وَقُوَّاتِ التَّحَالُفِ الْأَبْرَارَ، وَاجْزِ خَيْرَ الْجَزَاءِ أُمَّهَاتِ
الشُّهَدَاءِ وَآبَاءَهُمْ وَزَوْجَاتِهِمْ وَأَهْلِيهِمْ جَمِيعًا، اللَّهُمَّ
انْصُرْ قُوَّاتِ التَّحَالُفِ الْعَرَبِيِّ، الَّذِينَ تَحَالَفُوا عَلَى رَدِّ
الْحَقِّ إِلَى أَصْحَابِهِ. اللَّهُمَّ كُنْ مَعَهُمْ وَأَيِّدْهُمْ، اللَّهُمَّ
وَفِّقْ أَهْلَ الْيَمَنِ إِلَى كُلِّ خَيْرٍ، وَاجْمَعْهُمْ عَلَى كَلِمَةِ
الْحَقِّ وَالشَّرْعِيَّةِ، وَارْزُقْهُمُ الرَّخَاءَ يَا أَكْرَمَ الْأَكْرَمِينَ.
اللَّهُمَّ انْشُرِ الاِسْتِقْرَارَ وَالسَّلَامَ
فِي بُلْدَانِ الْمُسْلِمِينَ وَالْعَالَمِ أَجْمَعِينَ. رَبَّنَا آتِنَا فِي
الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
اذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ،
وَاشْكرُوهُ علَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ.
وَأَقِمِ الصَّلَاةَ
No comments:
Post a Comment